Home > Artikel > Opini
Opini
waspadai-uang-palsu-untuk-memenangkan-pilkada
Waspadai Uang Palsu untuk Memenangkan Pilkada
Selasa, 24 November 2015 08:34 WIB
PILKADA serentak tinggal hitungan hari. Artinya waktu yang tersedia bagi kandidat bersama tim suksesnya untuk meyakinkan pemilih semakin sempit. Pilihan untuk menempuh cara cepat dan sesat adalah dengan melakukan politik uang, selalu terbuka. Seperti rumus terjadinya kejahatan, akan sangat tergantung dua hal, yakni niat dan kesempatan.
mengantisipasi-pola-teror-paris-di-indonesia
Mengantisipasi Pola Teror Paris di Indonesia
Kamis, 19 November 2015 06:54 WIB
BANYAK pihak tak menyangka teror yang terkoordinasi dan mematikan terjadi di Paris, Prancis, dengan korban tewas sedikitnya 129 orang. Teroris menggunakan modus tembakan senjata api secara membabi buta dan ledakan.
sederhanakan-izin-untuk-program-sejuta-rumah
Sederhanakan Izin untuk Program Sejuta Rumah
Sabtu, 14 November 2015 21:44 WIB
PRESIDEN Jokowi akan melanjutkan Program Sejuta Rumah di tahun 2016. Dari sisi pembiayaan, anggaran yang disediakan meningkat hampir 2 kali lipat ketimbang tahun 2015. Dana pembiayaan perumahan yang dimaksud disalurkan dalam bentuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan manfaat antara lain suku bunga yang sangat rendah yakni 5 persen, angsuran ringan dan tetap selama masa tenor angsuran hingga uang muka yang rendah.
menumbuhkan-spirit-kepahlawanan
Menumbuhkan Spirit Kepahlawanan
Selasa, 10 November 2015 12:28 WIB
HARI ini bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Meski penentuan tanggal diambil dari momen perjuangan rakyat Surabaya melawan tentara Inggris dan mengenang sikap patriotisme Bung Tomo, Hari Pahlawan diperingati untuk mengenang semua pejuang bangsa sepanjang zaman, dari prakemerdekaan hingga pascakemerdekaan. Diharapkan spirit kepahlawan bisa dilestarikan dan diwariskan bagi anak bangsa dan generasi mendatang.
kesungguhan-perang-terhadap-narkoba
Kesungguhan Perang terhadap Narkoba
Selasa, 10 November 2015 10:46 WIB
PEREDARAN narkoba di Indonesia belakangan ini makin marak dan menimbulkan banyak korban. Beberapa hari terakhir, aparat berhasil menggagalkan pengiriman berbagai jenis narkoba dalam jumlah fantastis. Pelakunya bukan lagi hanya residivis saja, tetapi sudah melibatkan oknum aparat keamanan yang seharusnya bertugas membasminya.
pengangguran-dalam-negeri-dan-tka
Pengangguran Dalam Negeri dan TKA
Selasa, 03 November 2015 04:06 WIB
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat, dalam satu tahun angka pengangguran di Indonesia bertambah sebanyak 300 ribu jiwa. Jumlah pengangguran pada Februari 2015 mengalami peningkatan dibanding bulan Agustus 2014 sebanyak 210 ribu jiwa. Sementara jika dibanding Februari tahun lalu bertambah 300 ribu jiwa.
87-tahun-sumpah-pemuda
87 Tahun Sumpah Pemuda
Sabtu, 31 Oktober 2015 20:39 WIB
KONFLIK atas nama agama di Tolikara dan Aceh Singkil seharusnya jadi refleksi khusus bagi kita dalam memeringati 87 Tahun Sumpah Pemuda sebagai cikal bakalnya NKRI. Sejumlah anak muda tanpa memersoalkan identitas suku dan agama bersatu atas nama satu bahasa Keindonesiaan.
hak-menghirup-udara-bersih
Hak Menghirup Udara Bersih
Senin, 26 Oktober 2015 11:35 WIB
KASUS- infeksi saluran pernapasan atas akibat kabut asap terus meningkat. Di Jambi misalnya, kasus ISPA hingga data kemarin sudah mencapai 90.747 kasus. Selain itu di Sumatera Selatan mencapai 101.333 kasus, dan di Kalimantan Selatan terdapat 97.430 kasus. Pergerakannya dari satu minggu terakhir, rata - rata kenaikan berkisar 500 orang (ISPA) setiap minggunya.
sosialisasikan-program-bela-negara
Sosialisasikan Program Bela Negara
Jum'at, 23 Oktober 2015 03:55 WIB
KEMENTERIAN - Pertahanan berencana merekrut 100 juta kader bela negara dari seluruh wilayah Indonesia mulai tahun ini. Kader-kader bela negara akan bertugas melakukan pertahanan negara jika sewaktu-waktu negara mendapat ancaman, baik nyata maupun belum nyata.
evoting-pada-pilkada-2017
E-Voting pada Pilkada 2017
Selasa, 20 Oktober 2015 19:35 WIB
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) merencanakan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahap kedua pada 2017 dapat menggunakan sistem pemungutan suara secara elektronik atau e-voting. Namun, e-voting tersebut masih akan diterapkan hanya di beberapa daerah. Diharapkan minimal di setiap provinsi ada dua kabupaten yang menggunakan e-voting.
wwwwww