PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Tokoh muda Riau yang sekarang tinggal di Malaysia, Tengku Syed Ariev Assegaf menyinggung soal Visi Misi Riau 2020 saat menjadi pembicara pada Diskusi Akhir Tahun 2019 yang digelar potretnews.com, Sabtu (28/12/2019) pagi.
Dia mengatakan, budaya Melayu sangat kental di Provinsi Riau. Karena berdasarkan
historical reading, Kesultanan Siak Sri Inderapura memiliki jejak rekam khas dan tersendiri hingga tahun 1945.
BERITA TERKAIT:* Intelektual Muda Riau di Malaysia ”Tantang” Kaum Milenial Lahirkan Karya Tulis* Antusiasnya Mahasiswa di Pekanbaru Berlatih Membuat Siaran Pers
”Sejarah membuktikan hal itu dengan Raja Kechik sebagai Sultan Johor dan setelah itu mendirikan Kesultanan Siak Sri Inderapura sebagai Sultan Siak I hingga Sultan Siak XII dengan jejak rekam tersendiri pada masa itu sebagai pemegang tampuk kekuasaan tertinggi,” papar
interpreter (penerjemah) 4 bahasa asing, itu.Menurut pria yang akrab disapa Ariev ini, Visi Misi Provinsi Riau 2020, dengan menitikberatkan salah satunya Provinsi Riau sebagai pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara adalah tepat melihat jejak historis tersebut.”Hal ini perlu didukung semua pihak dengan paparan dan kajian sejarah yang benar bukan copy paste dan forward,” katanya di hadapan peserta diskusi dan diklat bertema ” ”Saat
Copy Paste dan
Forward Jadi Tren, Budaya Menulis pun Terancam Tinggal Kenangan”.Ariev yang merupakan salah satu sumber rujukan buku Destar Alam Melayu yang ditulis Johan Iskandar (rujukan paling muda mewakili waris Kesultanan Siak Sri Inderapura,
red) berpendapat, peran generasi muda sangatlah perlu dengan terobosan-terobosan yang cerdas
out of the box namun masih berpegang teguh kepada adab, adat istiadat lama yaitu budaya Melayu. ***