Dua Hari Pascadilantik, Presiden Prabowo Subianto Terima Tamu Utusan Khusus Dua Negara Sahabat

<b>Dua Hari Pascadilantik, Presiden Prabowo Subianto Terima Tamu Utusan Khusus Dua Negara Sahabat</b>

Suasana saat Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan terbatas dengan tamu utusan khusus negara sahabat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/24) siang.

Selasa, 22 Oktober 2024 22:33 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com - Dua hari pascadilantik, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima tamu utusan khusus dua negara sahabat. Yakni utusan khusus Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) dan utusan khusus Presiden Republik Arab Mesir. Pertemuan itu digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/10/24) siang.

Pada pertemuan bilateral itu, Presiden Prabowo Subianto terlebih dahulu menerima utusan khusus PEA selaku Menteri Toleransi dan Hidup Berdampingan Sheikh Nahayan bin Mubarak Al Nahyan sekira pukul 13.00 WIB. Tamu negara itu disambut langsung Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum Sheikh Nahayan menandatangani buku tamu negara, keduanya melakukan sesi foto bersama.

Berikutnya, Presiden Prabowo Subianto dan tamunya itu melakukan pertemuan terbatas di Ruang Jepara, didampingi oleh delegasi dari kedua negara.

Seusai pertemuan, Presiden Prabowo Subianto kembali menerima kunjungan utusan khusus Presiden Republik Mesir, yakni Menteri Wakaf Osama Al-Azhari.

Seperti halnya Sheikh Nahayan, Osama Al-Azhari juga melakukan sesi foto bersama dan menandatangani buku tamu serta pertemuan terbatas.

Kedua pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, dengan agenda membahas kerja sama serta potensi pengembangan hubungan strategis di berbagai sektor.

Kunjungan ini juga menandai komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan diplomatik dengan Mesir dan PEA, serta memperkuat peran Indonesia di kancah internasional dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Dalam pertemuan itu, ada sejumlah pejabat turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Di antaranya, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Abdul Kadir Jailani, dan Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI Ahrul Tsani Fathurrahman.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan
wwwwww
www.amsi.or.id