PotretNews.com Selasa 22 Januari 2019
Home > Berita > Riau

Kabareskrim Polri Ungkap akan Ada Praperadilan SP3 15 Perusahaan Terduga Pembakar Hutan di Riau

Kabareskrim Polri Ungkap akan Ada Praperadilan SP3 15 Perusahaan Terduga Pembakar Hutan di Riau

Ilustrasi.

Senin, 24 Oktober 2016 19:29 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan Tim Gabungan Mabes Polri masih meneliti Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus Karhutla 15 perusahaan yang dikeluarkan Polda Riau. Ari menyebut akan ada praperadilan terkait masalah itu.BACA JUGA:

. DPR Minta Kapolri Jelaskan SP3 Kasus Kebakaran Hutan di Riau

. SP3 terhadap 15 Perusahaan Terduga Pembakar Lahan Sakiti Warga Riau dan Relawan

. Instruksi Kapolri: Polda se-Indonesia Tak Boleh Terbitkan SP3 Kasus Kebakaran Hutan

"Informasi terakhir, Bapak Kapolda kita yang baru di Riau membuka untuk rekan-rekan pemerhati lingkungan melihat daripada SP3 yang sudah diterapkan terdahulu. Informasinya akan ada praperadilan kepada penyidik untuk dibuka kembali kasus-kasus SP3," kata Ari di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (24/10/2016).

SIMAK:

. Menguak Situs dan Cagar Budaya di Inhu

. Sariamin ”Selasih Selaguri” Ismail, Novelis Perempuan Pertama di Indonesia yang Sempat Menjadi Anggota DPRD Riau

. Daftar Nama Kelurahan, Kecamatan dan Kode Pos se-Kota Pekanbaru

Ari menambahkan, dari 15 kasus tersebut, bisa jadi tidak semuanya akan dipraperadilankan. Tapi beberapa kasus saja. "Kalau putusan praperadilan menyatakan bahwa SP3-nya tidak sesuai, maka akan kita buka kembali, kita lakukan penyidikan kembali. LP kita tindaklanjuti," ujarnya sebagaimana dikutip potretnews.com dari detik.com.

Dari semua kasus karhutla, kata Ari, ada juga kasus itu yang pemberkasannya telah lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan atau P21. Sementara yang 15 kasus itu masih dalam penelitian pihak internal Polri.

"Kalau (soa detail) pra(peradilan)nya masih belum terima laporan. Kalau enggak salah ada 5 perusahaan. Yang (perusahaan) mana, belum jelas. Informasi baru dapat pagi tadi," urainya. *** #Semua Berita Provinsi Riau, Klik di Sini

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Riau, Peristiwa, Hukrim
wwwwww