Berita
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Para orangtua di Kota Pekanbaru dan sekitarnya dilanda cemas. Sebab, anak-anak mereka mulai stres akibat terpapar asap yang menyelimuti daerah itu, sejak tiga bulan terakhir.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kualitas udaya yang memburuk hingga ke level berbahaya, membuat Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, membuka posko evakuasi bayi dan balita di tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), mulai hari ini, Rabu (21/10).
PASIRPANGARAIAN, POTRETNEWS.com - Iswahyudi, warga Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rokan Hulu, Riau, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, tenggelam di dasar Sungai Sosa.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com- Isak tangis ratusan orang mewarnai pemakaman Ramadhani Lutfi Aerli, bocah usia sembilan tahun yang meninggal dunia, Rabu (21/10/2015) dini hari, akibat keganasan asap. Sang ibu bahkan nyaris pingsan dan tak mampu membendung airmata.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com- Duka mendalam dirasakan Eri Wirya. Kabut asap yang mengepung Pekanbaru, Riau, tak cuma membuat dadanya sesak, tapi juga merenggut buah hati tercintanya.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Aktivitas pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau hari ini, Rabu (21/10/2015) lumpuh total karena kabut asap yang kian pekat. Pilot helikopter yang seharusnya melakukan pengeboman air tak berani terbang karena jarak pandang sangat buruk. Akibatnya, kabut asap pekat kian merajelela di Riau.
JAKARTA, POTRETNEWS.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo menyatakan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi selama dua bulan belakangan ini bersifat masif dan sistematis.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kabut asap di Riau akibat kebakaran hutan dan lahan dan lahan kembali menelan korban jiwa. Ramadhani Lutfi Aerli (9) mengembuskan napas terakhir pada Rabu (21/10/2015) dini hari setelah mengalami gangguan pernapasan.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kabut asap yang tak kunjung hilang membuat banyak warga di Riau menderita. Bencana itu tidak hanya melumpuhkan transportasi penerbangan, namun juga mengancam kesehatan dan nyawa manusia.
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Gerakan Riau Melawan Asap (RMA) menuntut janji Presiden Joko Widodo untuk menangani asap di Riau. Aksi damai yang digelar di kediaman Prof Tabrani Rab, Jalan Pattimura Pekanbaru Selasa (20/10) tadi malam dihadiri para tokoh agama, akademisi, pakar kesehatan, mahasiswa, dan pelajar. Hadir pula Prof Tabrani Rab yang pernah mendeklarasikan Riau Berdaulat pada 1999 lalu di tempat yang sama.