PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku di Kantor Perpustakaan Dumai Masuki Sidang Perdana di PN Pekanbaru

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku di Kantor Perpustakaan Dumai Masuki Sidang Perdana di PN Pekanbaru

Tidak terdakwa korupsi kasus dugaan pengadaan buku di Kantor Perpustakaan Dumai digelar di PN Pekanbaru, Selasa pagi. (foto: goriau.com)

Selasa, 24 Januari 2017 14:29 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan buku di Kantor Perpustakaan, Arsip, Data dan Elektronik (PADE) Kota Dumai, Selasa (24/1/2017) pagi.Dikutip potretnews.com dari GoRiau.com, sidang yang digelar di ruang sidang Cakra PN Pekanbaru, Riau, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai menghadirkan tiga terdakwa, Syahdi Rahman, Rozali Umar dan Syamsul Rizal.

Pada sidang perdana yang dipimpin Hakim Ketua Dahlia Panjaitan itu, JPU Kejari Dumai, Andy Bernard membacakan isi dakwaan terkait kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh ketiga terdakwa.

Setelah mendengar dakwaan dari JPU Kejari Dumai, hakim ketua memberikan kesempatan kepada ketiga terdakwa untuk berkonsultasi dengan pihak penasehat hukumnya, untuk mengajukan eksepsi atau tidak.

Ads
Terdakwa Rozali Umar melalui penasihat hukumnya memutuskan untuk tidak mengajukan eksepsi terkait dakwaan JPU. Dua terdakwa lainnya, Syahdi Rahman dan Syamsul Rizal juga tidak menyatakan tidak eksepsi.

Untuk pembuktian perkara, JPU Kejari Dumai meminta waktu satu minggu untuk mengahdirkan para saksi dan sidang dugaan korupsi pengadaan buku d PADE Dumai ditunda hingga pekan depan.

"Sidang ditunda hingga Selasa (31/1/2017) mendatang, dengan agenda pembuktian perkara, mendengarkan keterangan saksi JPU. Bagi terdakwa, jika ingin mengajukan eksepsi bisa dilakukan pada sidang berikutnya," ucap Hakim Ketua Dahlia Panjaitan.

"Untuk penasehat hukumdan JPU untuk hadir kembali dalam sidang berikutnya," ujar Dahlia Panjaitan. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Tour de Siak 2018
wwwwww