PotretNews.com Jum'at 19 Oktober 2018

Ayo ke Pekanbaru, karena di Sini Durian Berbuah Sepanjang Waktu…

Ayo ke Pekanbaru, karena di Sini Durian Berbuah Sepanjang Waktu…

Ilustrasi/Salah satu tempat jual durian di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Minggu, 22 Januari 2017 13:19 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau, memang bukan daerah penghasil buah durian, namun jika Anda datang ke sini, Anda bisa menikmati buah berduri tersebut.Tertarik? Cukup datang ke kawasan penjualan durian yang paling terkenal di Pekanbaru, yakni di deretan kios pondok di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Anda sudah bisa menikmati buah berjuluki king of fruit tersebut.

Dikutip potretnews.com dari tribunnews.com, para pemilik lapak atau penunggunya biasa berdiri di pinggir jalan sambil melambaikan tangan ke para pengendara kendaraan bermotor yang lewat.

Cara ini tentu bertujuan agar mereka tertarik mampir guna membeli durian. Kios-kios ini rata-rata baru buka sejak sore dan tutup pukul 01.00 WIB dini hari.

Ads
Penggemar durian yang tak tahu bagaimana memilih durian berkualitas, tak perlu khawatir, karena para penjual di kawasan ini berani menjamin kualitas barang dagangan mereka.

Jika ada buah yang kurang enak, para penjual akan mengganti durian tersebut, namun hal itu sangat jarang terjadi, karena durian di kawasan ini cukup terkenal dengan kualitasnya.

Pemilik Pondok Durian Pangeran, Yasni Santi, bahkan menjamin durian yang dijualnya adalah durian matang dan jatuh dari di pohonnya.

“Bukan durian karbitan yang cita rasa dan baunya tidak nendang,” ujar Yasni.

Yasni mengaku setiap hari selalu mengganti durian yang dijual untuk menjamin mutu dan kesegaran durian. Alasan itu pula yang membuatnya menjual durian sedikit lebih mahal dibanding di tempat lain.

Durian di pondok milik Yasni ini dijual dengan harga berkisar mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu. Bagi masyarakat yang datang dari luar Pekanbaru, buah durian ini bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga.

Jangan bayangkan bagaimana susahnya membawa buah durian yang besar dan berduri itu, karena di pondok ini tersedia paket khusus dari container plastik, untuk pembeli yang datang dari luar Pekanbaru. Satu paket durian berisi 8 hingga 12 buah durian.

Untuk memudahkan dalam membawanya, baik berkendara menggunakan mobil maupun pesawat terbang, Yasni akan memasukkan isi buah ini ke dalam wadah khusus untuk dipaketkan.

Pondok durian milik Yasni juga menjual hasil olahan durian, seperti pancake durian yang di jual seharga Rp 75 ribu dan lempuk durian yang dibanderol mulai dari harga Rp 25 ribu hingga Rp 40 ribu.

Di tempat ini juga dijual daging durian yang biasa digunakan untuk bahan dasar membuat kue, es durian, serta beragam menu makanan dan kue lainnya. Khusus daging durian saja dijual seharga Rp 80 ribu per kilogramnya.

Di Pekanbaru, kawasan lain yang menjadi sentra penjualan durian adalah Jalan Harapan Raya dan Jalan Arengka. Namun, Jalan Jenderal Sudirman tetap kawasan yang paling terkenal dalam urusan durian.

Bukan hanya karena menyediakan pilihan varietas paling banyak, lambaian tangan para penjual juga menjadi ciri khas.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Pekanbaru untuk menikmati durian, Anda tidak perlu menunggu musim durian dulu. Karena kapan pun Anda bisa menikmati durian sepanjang tahun.

Durian yang dijual di Kota Bertuah ini tak hanya berasal dari kebun lokal, saja di Riau tapi juga dari berbagai daerah di Sumatera. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Pekanbaru, Umum
wwwwww