PotretNews.com Selasa 19 November 2019
Home >  Berita >  Hukrim

Polisi Temukan 2 KTP Diduga Palsu Milik Wanita yang Dipekerjakan di Pertokoan Nangka Sari Pekanbaru, ”Minta Buatin Sama Tukang Ojek, Bayarnya Rp300 Ribu”

Polisi Temukan 2 KTP Diduga Palsu Milik Wanita yang Dipekerjakan di Pertokoan Nangka Sari Pekanbaru, ”Minta Buatin Sama Tukang Ojek, Bayarnya Rp300 Ribu”

Wanita pekerja pijat dan karaoke diamankan polisi dari Komplek Nangka Sari. (foto: goriau.com)

Sabtu, 23 April 2016 02:38 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau terpaksa memproses dua orang wanita yang diamankan saat razia di komplek pertokoan Nangka Sari, Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, Riau, Jumat (23/4/2016) malam. Pasalnya mereka menyimpan kartu tanda pengenal (KTP) yang diduga palsu. Ketelitian polisi memeriksa identitas wanita dan tamu pria saat razia besar-besaran di lokasi pijat dan karaoke di Nangka Sari membuahkan hasil. Dua dari 60 orang yang terjaring itu kedapatan menggunakan KTP diduga palsu. Ini terungkap karena ada beberapa keganjilan, termasuk pejabat pemberi tanda tangan.

"Tanda tangan dan cap harusnya basah, kalau ini sepertinya di-scan. Lalu pejabat pemberi tanda tangan tidak lazim, termasuk gelarnya. Kita cek dengan KTP asli ternyata memang beda," ungkap Wadan Satgas III, Operasi Bina Kesuma Siak 2016, Kompol Yohanies, Sabtu (24/4/2016) dini hari.

Atas temuan ini, pihaknya berencana akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Disdukcapil Provinsi Riau. "Kita duga ini sindikat pembuatan identitas palsu. Ini jelas disalah gunakan. Bisa jadi nanti ada temuan lain setelah kita kembangkan. Kita lacak dulu siapa yang terlibat," tegasnya.

Sementara itu, salah seorang wanita pemilik KTP ini mengaku kalau identitas itu yang membuat adalah seorang tukang ojek. "Minta buatin sama tukang ojek, bayarnya Rp300 ribu. Nggak tahu kalau itu palsu," akuinya saat diwawancarai di Mapolda Riau.

Dua buah KTP ini, masing-masing dimiliki atas nama Era Wati, wanita kelahiran Indramayu dan Ani, sama-sama dari Indramayu. Identitas itu tercatat warga Tangkerang Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru Riau. Bahkan NIK-nya hanya dibedakan oleh angka dua di digit terakhir. ***

Editor:
Mukhlis

Sumber:
GoRiau.com

       
        Loading...    
           
Kategori : Hukrim, Umum, Pekanbaru
       
        Loading...    
           
www www