Sebulan, 15 Kasus Pecah Kaca Mobil Terjadi di Pekanbaru, Begini Caranya Agar Tak Jadi Korban
![]() |
ilustrasi |
Selasa, 09 Februari 2016 21:25 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau mencatat, sudah 15 kasus pecah kaca terjadi sejak Januari 2016 hingga sekarang. Untuk mengantisipasi meningkatnya kasus serupa, polisi bahkan membentuk tim khusus pemburu sindikat ini. Jika melawan, aparat takkan sungkan mengambil langkah tegas.
Hasil analisa sementara, sindikat pecah kaca ini tak begitu banyak di Pekanbaru. Polisi menduga kalau pelaku hanya beberapa kelompok saja, namun intens melakukan aksinya dengan sasaran acak. "Indikasinya ada sekitar dua sampai tiga kelompok," ujar Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono.Putut yang ditemui di ruangannya Selasa (9/2/2016) sore menguraikan, kelompok pecah kaca ini ditenggarai tidak seterencana seperti kelompok-kelompok yang sudah ditangkap sebelumnya. Alasannya, kecenderungan kelompok baru ini dengan pola banyak beraksi, namun sedikit menghasilkan."Rata-rata sehari ada tiga kasus pecah kaca terjadi di Pekanbaru. Ini cenderung meningkat, namun hasil curiannya tak begitu besar. Setiap ada barang di mobil mereka sikat. Kalau sebelumnya, mereka selalu mengintai korban yang rata-rata selesai mengambil uang, jadi sekali beraksi nominalnya besar," beber Putut.Putut memastikan kalau pihaknya sudah mengantongi siapa kelompok-kelompok tersebut. Bahkan Polresta juga telah membentuk tim khusus guna melacak keberadaan mereka yang kerap berpindah-pindah.





















