Jalan di Tebingtinggi Barat Kepulauan Meranti ”Kupak-kapik” karena Dilewati Truk Pengangkut Material Bangunan

Jalan di Tebingtinggi Barat Kepulauan Meranti ”Kupak-kapik” karena Dilewati Truk Pengangkut Material Bangunan

Ilustrasi jalan rusak.

Minggu, 01 November 2015 16:15 WIB
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com - Beberapa warga di Kecamatan Tebingtinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mulai mengeluhkan atas rusaknya jalan utama yang menghubung antara Desa Alai - Gogok, ke Selatpanjang. Rusaknya jalan ini akibat aktivitas kendaraan berat yang mengangkut material pasir, tanah, dan batu.
Sebagaimana disampaikan Afri, warga Tebingtinggi Barat yang sering melintas di jalan tersebut. Menurut Afri, di jalan utama untuk pergi ke Kota Selatpanjang, sudah terdapat beberapa lubang akibat aspal jalan yang pecah.

"Ini akibat aktivitas kendaraan berat yang mengangkut material," kata Afri. Disampaikan Afri pula, harusnya pihak yang bersangkutan segera mengambil langkah memperbaiki jalan yang rusak.

Sebab, jika dibiarkan begitu saja, maka kerusakan di jalan itu akan semakin parah. "Jalan rusak cuma mereka timbun pakai tanah, kemudian dilalui tetap saja rusak," tambahnya lagi.

Pantauan di lapangan, tepatnya di Desa Gogok, beberapa lubang telah terlihat jelas pada jalan hotmix yang merupakan jalan utama. Hingga ke lokasi jambatan Panglima Sampul dan simpang Portaya Desa Alai, juga terlihat jalan rusak yang hanya ditimbun dengan sirtu.

Beberapa waktu lalu, Komisi B DPRD Kepulauan Meranti sempat mengaku akan memanggil hearing pihak perusahaan (aspal, red) yang beroperasi di Desa Gogok Kecamatan Tebingtinggi Barat. Namun, hingga saat ini belum ada info pemanggilan itu. ***

(M Yamin Indra)
Kategori : Meranti, Umum
Sumber:GoRiau.com
wwwwww