Kegiatan Jumat Berbagi Rezeki di Masjid Al-Muttaqin Bengkalis akan Berlanjut pada ”Ramadan Berbagi”
![]() |
Panitia Jum'at Barkah memberikan paket kepada jemaah Salat Jumat Masjid Al-Muttaqin, Jumat (24/2/2023). (F-POTRETNEWS.com/JUNAIDI USMAN) |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Pemandangan yang berbeda terlihat di halaman Masjid Al-Muttaqin Desa Pangkalanbatang, Bengkalis Riau, Jumat (24/2/ 2023).
Begitu para jemaah Salat Jumat akan meninggalkan masjid ini, tepatnya di dua pintu pagar menuju jalan raya, menerima bungkusan paket berisi bubur kacang hijau, semangka, kurma maupun kue dari beberapa kaum ibu yang memakai tanda peserta panitia.
"Ide untuk melakukan kegiatan Jum'at Barkah dengan membagikan sedekah bubur kacang hijau kepada jemaah Salat Jumat datang spontan ke Panitia Pelaksana Peringatan Isra Mikraj Masjid Al-Muttaqin selesai melaksanakan rapat. Tiba-tiba Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Jasnarudin) ada ide macam mana kita bikin sedekah hari Jum'at ini sebelum kita melaksanakan acara Peringatan Isra Mikraj. Insya Allah dan Alhamdulillah, kami bisa melaksanakannya," kata Rohani seorang panitia yang membagikan paket Jum'at Barkah tadi, kepada potretnews.com, Jum'at (24/02/2023).Diungkapkan Rohani, hal di atas pernah dilakukannya di Majelis Taklimnya. "Alhamdulillah, setelah kami melaksanakan tahun yang lalu, untuk hari ini nampaknya luar biasa, dipenuhi dengan anak-anak dan bapak-bapak untuk melaksanakan shalat Jum'at," tambahnya seraya menyebutkan total keseluruhan paket yang dibagikan sekitar 500-an bungkus paket berasal dari Panitia Pelaksana Peringatan Isra Mikraj sebanyak 250 paket, 50 paket kurma dari Grup Yong Dolah (GYD), 50 paket bihun goreng dari Hamba Allah dan 100 paket kue-kue dari Pejuang Subuh serta tambahan lainnya.Diutarakan Rohani, mereka berkeinginan melaksanakan kegiatan ini sepekan sekali pada hari Jum'at tetapi tergantung pada dana."Mungkin kami akan bikin sekali sebulan dan Insya Allah pada bulan Ramadhan nanti sepekan sekali kami bikin takjil juga untuk dibagikan secara percuma," tutur Rohani yang sekarang juga mengelola Pondok Mengaji di belakang rumah bundanya yang berada di samping kantor desa.
























