Home > Berita > Umum

Bertemu Wakil Dubes di Tokyo, Unilak Jajaki Peluang Beasiswa Dosen dan Magang Mahasiswa dan Alumni ke Jepang

Bertemu Wakil Dubes di Tokyo, Unilak Jajaki Peluang Beasiswa Dosen dan Magang Mahasiswa dan Alumni ke Jepang
Rabu, 15 Februari 2023 12:09 WIB
Ofika Rahmat Julias

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, Dr Junaidi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tokyo Jepang, Selasa, 14 Februari 2023. Agenda rektor ke negara itu dalam rangka menjajaki peluang kerja sama berupa beasiswa bagi dosen, dan program magang untuk mahasiswa dan alumni Unilak. Tiba di Tokyo Yotsuya, rombongan Unilak kemudian bertemu dengan Wakil Duta Besar (Dubes) RI untuk Jepang, John Thahjanto Boestami dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof Yusli Wardianto.

Pertemuan pimpinan Unilak dan jajran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) berlangsung dengan diskusi yang hangat. Di awal pertemuan, Junaidi secara singkat memperkenalkan sejarah hingga kiprah kampus Unilak kepada Wakil Dubes John Thahyo Boestami.

Dipaparkan, Unilak kampus yang berada di Kota Pekanbaru, berdiri sejak tahun 1982 yang memiliki 9 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana. Kampus ini memiliki 30 program disiplin ilmu (prodi) S-1 dan S-2. Di tahun 2022 ada 7 prodi baru yang berdiri.

Pendirian prodi baru dalam rangka memenuhi keinginan masyarakat dan sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu prodi itu yakni Prodi Sastra Daerah/Melayu, dan Sastra Indonesia. Disebut juga, bahwa di perguruan tinggi yang dipimpinnya ada mahasiswa yang tercatat sebagai warga negara Thailand. Dia berharap prodi tadi dapat menarik minat mahasiswa Jepang untuk belajar ke Unilak.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada KBRI Tokyo yang telah menerima dan menyambut rombongan Unilak untuk bersilaturahmi, semoga dari kunjungan ke Tokyo membuka peluang kerja sama, terbuka pintu beasiswa bagi dosen, ada program magang untuk mahasiwa dan alumni. Kunjungan Unilak ke Tokyo dalam rangka mewujudkan Unilak unggul 2030, dan memperkuat Unilak untuk semakin goiInternasional,” ucap Junaidi melalui keterangan tertulis.

Sementara itu Wadubes KBRI John Thahjanto Boestami menyambut baik kehadiran Unilak untuk mempererat kerjasama antarinstitusi yang akan dilaksanakan Unilak bersama Tokyo Metropolitan University.

Tahun 2023 ini diperingati sebagai hubungan 65 tahun Indonesia dan Jepang. Dikatakan Wakil Dubes RI, kunjungan Unilak sangat kami harapkan, karena berasal dari PT di luar Jawa. Selama ini menurutnya yang hadir hampir seluruhnya dari Pulau Jawa. Ke depan, wakil dubes berharap kerja sama dengan Jepang dapat terimplementasi dengan baik.

”Kami sangat apresiasi kunjungan Unilak ke Tokyo, selama ini yang sering ke Jepang adalah kampus yang berasal dari Pulau Jawa. Kunjungan ini sangat kami harapkan, karena Unilak berasal dari perguruan tinggi di luar Pulau Jawa,” ucap John Thahjanto.

Kunjungan Unilak untuk melakukan kerja sama dengan institusi di Jepang juga mendapatkan dukungan. Hal ini disampaikan langsung oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof Yusli Wardianto di depan rombongan Unilak. Yusli mengatakan siap membantu perguruan tinggi dari Indonesia yang ingin melakukan kerja sama.

”Besar harapan kerja sama yang tercipta konkret dan berkelanjutan.” Selain melakukan kunjungan ke KBRI, selama di Jepang Rektor Unilak juga akan melakukan kerja sama dengan beberapa kampus.

Turut hadir dalam pertemudan di Tokyo Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji Prof Irwan Effendi, Wakil Rektor I Dr Zamzami, Wakil Rektor II Hardi SE MM, Wakil Rektor III Dr Bagio Kadaryanto, dekan dan sejumlah dosen Unilak. *** 

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id