Golkar tak Setuju Jabatan Gubernur Dihapus Tiba-Tiba, Doli Kurnia: Harus melalui Kajian Mendalam
![]() |
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. |
”Jadi kalau tiba-tiba ada perubahan struktur yang mengambil posisi sangat strategis seperti gubernur itu, itu ya harus banyak effort, banyak upaya yang harus dilakukan, enggak mudah,” jelas Ketua Komisi II DPR itu, seperti dilansir bisnis.com.Doli juga tak setuju jika selama ini gubernur dianggap tak efektif menjalankan tugasnya. Menurutnya, selama ini para gubernur sudah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.
”Tetapi dengan demokrasi yang mahal, apakah itu membuat jalannya pemerintahan efektif? Nah itu perlu dikaji lagi,” ucap Doli.Oleh sebab itu, dia menyarankan agar jabatan gubernur tak serta-merta dicabut. Menurutnya, hanya ada kajian terlebih dahulu yang mendalam sebelum usulan Cak Imin itu ditindaklanjuti secara serius.Sebelumnya, Cak Imin mengatakan PKB sedang mengkaji peniadaan jabatan kepala daerah setingkat gubernur. "Kami sedang mematangkan kajian dengan para ahli," kata Muhaimin di Jakarta, Senin (30/1/2023). Peniadaan jabatan gubernur karena pada dasarnya fungsi gubernur terlampau tidak efektif dan disertai alokasi anggaran besar. "Tahap pertama ditiadakan karena fungsi gubernur hanya penyambung antara pemerintah pusat dan daerah," ujarnya. ***Editor:
Wahyu Abdillah

























