Home > Berita > Umum

Tiga Orang Ini Dinilai Layak Jadi Penjabat Bupati Inhil setelah Masa Jabatan Wardan-SU Habis

Tiga Orang Ini Dinilai Layak Jadi Penjabat Bupati Inhil setelah Masa Jabatan Wardan-SU Habis
Selasa, 03 Januari 2023 10:05 WIB
Muhammad Yusuf
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com — Masa jabatan HM Wardan dan Syamsudin Uti, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau tidak sampai satu tahun lagi. Nantinya akan ada penjabat (pj) bupati yang akan mengisi kekosongan jabatan tersebut.
Penunjukan pj bupati memang hak dari Kementerian Dalam Negeri, melalui usulan dari Gubernur Riau. Namun setidaknya ada tiga pejabat putra Inhil yang memenuhi kriteria dan layak untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Pertama adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Drs H Hemi D. MPd. Selain berkiprah di Provinsi Riau, yang bersangkutan juga pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Lingkunhan Hidup, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu dan Dispenda Inhil.

Selanjutnya ada nama Zainal Arifin S Kes. M Kes. Saat ini yang bersangkutan menjabat Kadis Kesehatan Provinsi Riau, dan juga pernah menjadi Kadis Kesehatan Kabupaten Inhil 2015-2020.

Sedangkan yang terahir adalah Drs H Aprizal. Jabatan yang dipegangnya saat ini adalah sebagai Sekdakab Inhil mulai ahir tahun 2020 yang lalu. Pria ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kepegaian Daerah.

Menurut Doni warga Jalan Gunung Daek, harapan kita Pj Bupati Inhil nanti adalah pejabat asal Inhil. Hal itu akan memudah komunikasi dan paham akan permasalah yang ada di Inhil, sehingga tidak perlu adaptasi dalam bekerja.

”Meski penunjukan pj adalah wewenang Kemendagri melalui usulan gubernur, sebagai warga Inhil tentu kita boleh berharap agar pj yang ditunjuk adalah putera Inhil, bukan pejabat yang bukan kelahiran Inhil," ujarnya.

Sementara itu Suryanto warga Tembilahan lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Dengan adanya beberapa agenda besar politik ke depan seperti pileg, pilpres, dan pilkada tentu dibutuhkan pj yang benar-benar paham akan kondisi Inhil.

”Hal itu hanya dapat dilakukan dalam wqktu dekat, kalau pejabat yang ditunjuk adalah pejabat asal Inhil dan putera Inhil dan bukan dari luar,” pungkasnya. ***

Kategori : Umum, Inhil
wwwwww