SU Dinilai Sosok yang Paling Berpeluang Memenangkan Pilkada Inhil 2024

SU Dinilai Sosok yang Paling Berpeluang Memenangkan Pilkada Inhil 2024

Tokoh Pemuda Inhil Zulkifli.

Selasa, 27 Desember 2022 16:35 WIB
Muhammad Yusuf
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com —Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau dijadwalkan November 2024. Beberapa tokoh kian sering dibicarakan. Mulai dari tokoh lama yang sudah berkiprah di Inhil, ataupun tokoh baru yang mulai diperhitungkan.
Di antara tokoh lama dan sudah pernah ikut Pilkada Inhil ada nama H Syamsudin Uti atau yang akrab dengan singkatan SU. Sedangkan tokoh lama lainnya tapi belum pernah ikut pilkada, ada nama Dr H Suhaidi SAg MP (Anggota DPRD Provinsi Riau dari Gerindra), Dr H Ferryandi ST MT (Ketua DPRD Inhil), Dani M Nursalam SPi (Anggota DPRD Riau dari PKB), dan juga Hj Septina Primawati (Anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Golkar). Selain mereka, ada nama Edy Syafwannur (mantan Kepala Dinas PMD Inhil dan Ketua Yayasan Unisi).

Sementara itu tokoh lainnya yang mulai dibicarakan adalah Erwin Dimas putra mantan Bupati Inhil Bakir Ali yang informasinya mendapat support dari tokoh masyarakat Inhil yang juga mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE.

Tokoh Pemuda Inhil Zulkifli saat berbincang- bincang dengan media ini mengatakan, semua tokoh yang ada berpeluang untuk menang pada Pilkada 2024 nantinya. Tapi dari semua itu, dia melihat peluang H Syamsudin Uti yang paling besar.

Ada beberapa kriteria yang mengarah ke sana. Pertama, SU saat pilkada nanti posisinya sebagai petahana meski masa jabatannya akan berahir November 2023. Sebab saat ini yang bersangkutan menjabat sebagai Wakil Bupati Inhil periode 2018-2023.

”Dengan posisi itu, tentunya yang bersangkutan akan lebih mudah menggerakkan mesin politik pada pilkada nantinya," ujar Filai nama beken Zulkifli kepada media ini, Selasa (27/12/2022).

Selain itu menurut Presidium Fokus Ornop ini, tingkat keterkenalan SU di masyarakat lebih tinggi ketimbang tokoh lainnya. Saat mengikuti pilkada dua kali sebagai calon bupati (cabup), dirinya selalu berhasil meraih suara terbanyak kedua.

”Artinya SU sudah memiliki masa yang loyal yang belum tentu dimiliki oleh kandidat lainnya. Hal ini ini tentu akan memudahkan yang bersangkutan untuk merupakan suara pada Pilkada kali ini," tambahnya. Dia menambahkan, peluang SU untuk menang tentu akan lebih mudah kalau wakilnya nanti adalah orang yang tepat dan mampu untuk makin mendongkrak perolehan suara. Dengan jabatan wabup sekarang, tentu tidak akan terlalu sulit untuk merangkul tokoh yang ada.

”Kelemahan dan kekalahan SU pada dua pilkada sebelumnya, terletak pada posisi wakil. Kalau kali tidak terjadi, rasanya SU akan mampu memenangkan kompetisi kali ini,” pungkasnya. ***

Kategori : Politik, Inhil
wwwwww