Pasutri Tega Bunuh dan Bakar ODGJ Gara-gara Ingin Hindari Utang dan Bayar Asuransi
![]() |
Tersangka pembunuhan di Tasikserai Timur memperagakan saat memasukkan korban Mr X ke dalam mobil. (F-JUNAIDI USMAN) |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com – Berkat kejeliannya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap tindak pidana pembunuhan. Sepasang suami istri diciduk karena diduga melakukan pembunuhan sadis terhadap seorang pria yang belum diketahui identitasnya di Desa Tasikserai Timur, Kecamatan Talang Muandau. Modusnya, korban dibunuh dan dibakar di dalam mobil hanya karena ingin menghindari utang piutang dan pembayaran asuransi.
Demikian yang dijelaskan Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza dan Panit I Iptu Gogor Ristanto, dalam konferensi pers yang berlangsung di Mapolres Bengkalis, Selasa (1/11/2022).Menurut Kapolres, korban berinisial Mr X yang diduga merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dibawa dari sekitar Jalan Hang Tuah Desa Tasikserai Timur dan dibunuh para tersangka di tempat sepi. Jasadnya lalu dibakar di dalam sebuah mobil jenis pickup pada Kamis (27/10/2022) lalu. Otak pelaku tindak pidana ini tak lain tak bukan adalah pemilik mobil itu sendiri yang bernama Hendra dan istrinya Susiani.“Motif pasutri (pasangan suami istri, red) ini adalah korban Mr X ini dibujuk dengan memberikan makanan dan menawarkan pekerjaan. Setelah dibujuk, lalu korban dibawa ke suatu tempat lain yang sunyi dengan menggunakan mobil Wuling Confero S warna putih dengan nopol BM 1323 EV,” ucap Kapolres AKBP Indra Wijatmiko.Korban, terang Kapolres, dihabisi di tepi jalan pada malam hari dalam keadaan gelap dengan dipukul menggunakan kayu broti. Korban dipukul di bagian kepala dan dada sebanyak 6 kali sehingga korban tak bernyawa lagi.
























