Home > Berita > Umum

Banyak yang Terkenal, Perempuan Melayu Sudah Berkiprah dari Dulunya

Banyak yang Terkenal, Perempuan Melayu Sudah Berkiprah dari Dulunya

Suasana Wirid Akbar yang digelar Puan LAMR Kabupaten Bengkalis, Jum'at (23/09/2022) siang semalam..

Sabtu, 24 September 2022 13:25 WIB
Junaidi Usman

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Hanya dalam tempo sebulan lebih dua hari pasca Rapat Kerja (Raker) Perdana pada Senin (22/08/2022) bulan lalu, Perempuan Melayu Persatuan (Puan) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis pun memulai kegiatannya sebagaimana hasil Raker mereka tersebut.

Bertempat di lantai 2 gedung LAMR Kabupaten Bengkalis, Jalan Pramuka Desa Air Putih, dilaksanakanlah Wirid Akbar yang dihadiri pengurus lembaga yang semuanya kaum Hawa pada Jum'at (23/09/2022) siang.

Ketua Umum Puan, Puan Rahmi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari program bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Diungkapkan Puan Rahmi, kegiatan Wirid Akbar ini akan dilaksanakan setiap bulannya. "Dan ke depan akan meluas dihadiri oleh ibuk-ibuk majelis taklim dari desa-desa lain, bahkan desa dan kelurahan yang berada di luar Pulau Bengkalis. Besar harapan kami, mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kaum perempuan yang ada di Kabupaten Bengkalis," harap Puan Rahmi yang telah purna bakti sebagai ASN ini.

Dilanjutkan tunjuk ajar dari Ketua Umum LAMR Kabupaten Bengkalis yang diwakili Plt Sekum Datuk H Zakaria Bakar yang mengapresiasi kepada lembaga Puan yang telah melakukan kegiatan perdananya dengan antusias yang sangat tinggi sehingga dapat menunjang kegiatan LAMR Kabupaten Bengkalis itu sendiri.

"Ape tande Melayu jati,bersama Islam hidup dan mati.Ape tande Melayu jati, Islam melekat di dalam hati"

Mengekal tauhid dengan wirid, Mengekal makrifat dengan ingat,Mengekalkan ilmu dengan amalan, Mengekalkan amal dengan ilmunya," kata Datuk Zakaria memberikan petuah tunjuk ajar Melayu.

Melalui tema di atas tadi, Buya H Amrizal MAg dalam tausiyahnya menyebutkan bahwa perempuan Melayu dari dulunya sudah terkenal. Lihat Tengku Agung Sultanah Latifah yang berada di Siak Sri Indrapura, menandakan bahwa perempuan Melayu sudah berkiprah dari dulunya.

"Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam kaitannya dengan pendidikan bagi anak. Di kalangan masyarakat Melayu dahulunya, pendidikan keluarga itu ditekankan kepada dua hal. Yang pertama adalah menanamkan nilai-nilai kejujuran, nilai-nilai keadaban, sopan santun dan nilai-nilai keagamaan. Jadi dalam kaitannya dengan ini, orang-orang tua Melayu sangat mengambil berat dalam persoalan bagaimana menjadikan anak-anak mereka itu taat kepada agama, kemudian beradab, memiliki sopan santun dan jujur dalam kesehariannya. Yang kedua, orang-orang Melayu juga menekankan pada pendidikan keterampilan. Orang tua mengajarkan apa yang mereka tekuni, jalani kesehariannya kepada anak-anak mereka. Misalnya kalau orang tuanya adalah nelayan, mereka akan ajarkan anak-anak mereka bagaimana cara menangkap ikan. Kalau orang tuanya adalah seorang pekebun atau petani, mereka akan ajarkan anak-anak mereka untuk berkebun dan bertani. Kalau sekiranya orang tua mereka seorang tukang jahit, mereka akan ajarkan anak-anak mereka bagaimana cara menjahit. Dengan ini akan membuat anak-anak mereka menjadi terampil yang kelak bisa dijadikan bekal bagi anak-anak tadi di kemudian hari untuk menjalani kehidupan dan sebagai sumber penghasilan bagi mereka," kata Buya H Amrizal.

Jadi, tegas Buya H Amrizal, dua hal inilah yang ditekankan oleh orang-orang tua Melayu dalam pendidikan keluarga, persoalan akhlak, persoalan adab dan sopan santun dan persoalan life skill atau pendidikan keterampilan hidup yang akan menjadi bekal bagi anak-anak mereka.

Ikut dalam acara wirid ini sekitar 100an orang ibuk-ibuk dari majelis taklim Desa Air Putih, Sungai Alam, Desa Senggoro dan Kelurahan Rimbasekampung. Wirid Akbar diakiri dengan sesi tanya jawab yang diikuti hadirin dengan antusias. ***

Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww