Perputaran Uang di Tradisi Berburu Babi di Sumbar Diperkirakan Capai Setengah Miliar Rupiah
![]() |
Berburu babi di Kabupaten Agam Sumatera Barat/F-DOK. Liputan6.com/Humas Agam terbitan tahun 2020. |
PADANG, POTRETNEWS.com — Perputaran uang dari olahraga tradisional berburu hama babi di Nagari Bungus Telukkabung, Padang, Sumatra Barat (Sumbar) dalam dua hari diperkirakan mencapai Rp500 juta atau setengah dari alokasi dana desa per tahun.
"Sekitar 5 000 orang menghadiri olahraga tradisional untuk membantu petani membasmi hama babi. Jika, setiap orang menghabiskan Rp100 ribu, perputaran uang bisa mencapai Rp500 juta dalam dua hari," kata anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade di Padang, Ahad, usai membuka "Alek" (kenduri) Buru Babi Nagari Bungus Telukkabung, Padang.Ia mengatakan uang itu hampir 100 persen berputar di Nagari Bungus sehingga masyarakat setempat mendapatkan dampak positif langsung dari kegiatan itu. Andre mengatakan potensi itu seharusnya dilihat sebagai peluang yang bisa dimaksimalkan guna mendongkrak perekonomian masyarakat.Ke depan, ia menyarankan agar pelaksanaan "Alek" tradisi itu tidak terburu-buru. Minimal dua bulan sebelum acara, persiapan sudah dilakukan agar lebih banyak sponsor untuk mendukung suksesnya acara.Ketua Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI) Sumbar, Verry Mulyadi mengatakan penghobi olahraga tradisi yang datang tidak hanya datang dari Sumbar, tetapi juga dari Riau, Jambi bahkan Jakarta.Wahyu Abdillah

























