Wanita Bersuami Tewas di Tangan Pacar Gelapnya yang Sakit Hati Mendengar Desahan Korban saat Berhubungan Badan dengan Lelaki Lain

Wanita Bersuami Tewas di Tangan Pacar Gelapnya yang Sakit Hati Mendengar Desahan Korban saat Berhubungan Badan dengan Lelaki Lain

Ilustrasi.

Selasa, 12 Juli 2022 21:14 WIB
PEMATANGSIANTAR, POTRETNEWS.com — Wanita ini melakukan perselingkuhan dengan dua orang pria sekaligus. Padahal dirinya sudah memiliki suami dan juga sudah punya dua anak. Namun akibat dari perselingkuhannya itu, wanita berinisial RD (28) itu meninggal dunia. Kondisi wanita itu tewas dengan sangat sadis dan tragis.
RD dibunuh oleh pacarnya sendiri berinisial LS (27). Pembunuhan dilakukan oleh LS di lokasi wisata Permandian Pulau Batu Kota Pematangsiantar pada Minggu (10/7/2022). Setelah tewas dibunuh, RD ditemukan di semak-semak di sekitar lokasi kajadian. Penemuan mayat korban pada pukul 13.00 WIB siang.

Sedikit memberitahu, RD masih memiliki suami dan dua anak. Hubungannya dengan suaminya sedang tidak baik saja dan pisah ranjang. Namun RD selingkuh dengan dua orang pria, salah satunya adalah pelaku pembunuhan RD.

Kasus meninggalnya RD ini tergolong sadis. Liharman, Pacarnya menggorok leher RD dengan pisau cutter, menyucuk lubang hidung, dan kemaluannya dengan ranting pohon.
Penemuan jasad RD ditutupi daun-daun ini membuat heboh warga Siantar. Ini merupakan sebuah pembunuhan tragis sepanjang kasus di Kota Pematangsiantar.

Namun, di balik pembunuhan sadis ini, ternyata LS memiliki rasa sakit hati sehingga mendorongnya untuk melakukan pembunuhan. LS dan RD menjalin hubungan asmara selama satu tahun dan tinggal di satu atap indekos di Kota Pematangsiantar.

Berikut ini kronologi yang disampaikan oleh Polres Kota Pematangsiantar dari pengakuan pelaku LS, dilansir Tribun Medan:

Pada hari Minggu (10/7/2022) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, RD menerima tamu seorang pria selingkuhannya di kamar kosnya di Jalan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Pertemuan RD dengan selingkuhannya itu dilihat oleh LS dari dalam kamarnya. Padahal mereka masih menjalani hubungan pacaran sudah lebih satu tahun.
LS yang tidur di samping kamar Rosida melihat selingkuhan RD masuk ke dalam kamar.
Tak berselang lama, RD dan selingkuhannya berhubungan badan di kamarnya tepat di samping kamar LS, pacarnya.


Ternyata, suara desahan dari RD membuat hati LS hancur. Ia sakit hati mendengar suara hubungan badan pacarnya dengan selingkuhan. LS pun tak bisa tidur memikirkan pacarnya yang berhubungan badan dengan pria lain. Terlebih, suara desahan pria itu juga didengarnya.

LS juga mengaku menangis selama mendengar suara hubungan badan pacarnya dengan pria lain.
Kemudian, sekitar pukul 11.30 WIB, RD keluar dari kamar dan menuju kedai di seberang indekos untuk mengambul sepeda motor selingkuhannya itu. RD dan selingkuhannya itu pergi untuk makan ke warung.
Lalu, pada pukul 12.00 WIB siang, RD kembali ke kos. Sedangkan, pria selingkuhannya itu pamit untuk pulang.

LS menyaksikan RD diantar oleh selingkuhannya ke kos. Lalu, mereka kembali bertemu. Tanpa bersalah, RD mengajak LS untuk mandi-mandi ke lokasi permandian Pulau Batu. LS pun menuruti permintaan Rosida untuk ke lokasi wisata air itu. LS turut menyiapkan perlengkapan mandi. Namun, ia turut membawa satu buah cutter di dalam tas.

Mereka pun berangkat menuju lokasi permandian dengan menaiki angkutan umum. Sekitar pukul 13.00 WIB, mereka tiba di gang menuju lokasi permandian. Sepanjang perjalanan menuju titik mandi, LS menanyakan tentang pernikahan, tetapi dibalas dengan cacian dari RD.

”Kau bilang sayang samaku, kau bilang mau menikah sama ku," kata LS sesuai dengan rilis dari Polres Kota Pematangsiantar. Namun korban RD diam sebentar lalu menjawab dengan cacian,"Bukan kau yang mengatur saya, lucu kali kau. Ko**ol kau, bu****am, b*bi kau, a**ing kau," seraya menampar kepala pelaku yang mana posisi pelaku pada saat itu dalam keadaan jongkok sedangkan korban dalam keadaan berdiri berhadapan.

LS yang sudah emosi lantas berdiri dan menjambak rambut korban dengan mengunakan kedua tangannya. Dan, korban membalas dengan menjambak rambut pelaku. Rosida sempat menggigit jempol jari sebelah kanan LS.

Dan setelah gigitan terlepas, pelaku langsung mencekik leher bagian depan korban dengan menggunakan kedua tangannya. Hingga kondisi RD dalam keadaan lemas lalu korban jatuh di atas tanah dalam posisi terlentang. Selanjutnya pelaku mengambil sebilah pisau cutter dari dalam tas milik pelaku lalu menyayat leher bagian depan korban sebanyak tiga kali hingga pisau cutter menjadi patah.

Selanjutnya LS membuka baju korban dan menyumpal mulut korban dengan menggunakan ranting kayu. Kemudian pelaku mengambil dua batang ranting kayu dan memasukkan ranting kayu tersebut ke lubang hidung korban.

Selanjutnya pelaku membuka celana panjang dan celana dalam korban. Pelaku mengambil dua batang ranting kayu dan menusukkannya ke dalam kemaluan korban.
Setelah pelaku melihat korban tidak bernyawa, maka pelaku menutupi korban dengan menggunakan daun-daunan. Namun kaki sebelah kanan korban masih terlihat sedikit.

Pelaku pun pergi begitu saja meninggalkan korban yang sudah meninggal dunia kira-kira pukul 14.00WIB. LS pun sempat kalut dengan kelakuannya. Ia bolak balik naik angkutan hingga akhirnya sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku menuju Polsek Siantar Martoba dan menceritakan semua perbuatannya kepada polisi.

Editor:
Abdul Roni

Kategori : Hukrim
wwwwww