Tolak Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemda di PT GCM, Eks Bupati Inhil ”IMA” Ajukan Praperadilan
![]() |
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com — Pengadilan Negeri (PN) Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau menggelar sidang perdana Praperadilan atas gugatan tim Kuasa Hukum Indra Mukhlis Adnan (IMA) terhadap penetapan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat dalam dugaan kasus korupsi BUMD PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) tahun 2004-2006.
Sidang yang dipimpin oleh Janner Crishtiadi Sinaga SH digelar Senin (4/7/2022). Karena keterbatasan tempat, peserta yang dapat masuk dalam ruang sidang pun dibatasi, hanya pihak pengacara serta beberapa pihak yang berkepentingan.Dari pantauan di lapangan, sejumlah personel kepolisian terlihat berjaga-jaga diluar ruang sidang. Usai sidang, Kuasa hukum Indra Muchlis Adnan, Zainuddin Acang, menyebutkan pihaknya berhak melakukan koreksi atas penetapan hukum yang dikeluarkan oleh pihak penyidik.”Kita berhak melakukan perlawanan atau penolakan terhadap penetapan itu melalui upaya resmi praperadilan," ucap Zainuddin Acang di Tembilahan.Acang mengatakan permohonan praperadilan dimaksudkan untuk melihat keabsahan pengusutan perkara dugaan korupsi yang menjerat pemohon.“Itulah kami ajukan praperadilan," ucapnya.”Di sini ada kamar yang berbeda. Itulah inti mendasar,” ucapnya.Dia berharap agar majelis yang mengadili perkara tersebut mengabulkan permohonan gugatan karena sudah jelas adanya pelanggaran-pelanggaran hukum formil. ***

























