Home > Berita > Umum

Bupati Bengkalis Kasmarni Ajak Semua Pihak Lestarikan Warisan Budaya Lampu Colok

Bupati Bengkalis Kasmarni Ajak Semua Pihak Lestarikan Warisan Budaya Lampu Colok
Sabtu, 30 April 2022 09:23 WIB
Junaidi Usman

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Dalam rangka melestarikan budaya warisan kehidupan masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis yang telah ada sejak zaman berzaman menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H/ 2022 M, Bupati Bengkalis Kasmarni membuka secara resmi Festival Lampu Colok Tahun 2022 di Dusun Siandal, Desa Damai Kecamatan Bengkalis, Kamis (28/04/2022) kemarin.

Peresmian Lampu Colok Bengkalis yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI pada Desember 2021 lalu ini ditandai dengan penyulutan api perdana ke Lampu Colok miniatur masjid oleh Bupati Bengkalis didampingi Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko, Dandim 0303Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia, Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY, Kepala Pengadilan Agama Bengkalis Hasan Nul Hakim, Asisten Administrasi Umum Aulia, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Alfakhrurrazy beserta seluruh Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Bukkas ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, berkomitmen untuk melestarikan kembali kearifan lokal Lampu Colok yang tahun ini diikuti 21 peserta yang dilaksanakan setiap tahunnya dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Oleh karenanya, lanjut Bukkas pelestarian budaya lokal masyarakat myelayu ini harus tetap bersinar agar ianya tak hilang ditelan zaman, yang mana memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri, yang dapat membuat warga Kabupaten Bengkalis yang saat ini berada di perantauan, rindu untuk pulang berhari raya di kampung halaman, serta dapat menarik kunjungan wisatawan apalagi kegiatan ini telah masuk ke dalam agenda pariwisata nasional.

"Tapi, jangan sampai kemeriahan dan keindahan kegiatan Festival Lampu Colok Bengkalis ini, mengurangi aktivitas ibadah kita di bulan suci Ramadhan, apalagi kita sudah berada di malam-malam terakhir Ramadhan yang mana di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam Lailatul Qadar," pesan Bupati Bukkas.

Di akhir.sambutannya Bukkas berharap agar masyarakat di kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan dengan #taglineBermasa, Bermarwah, Maju dan Sejahtera ini untuk terus menggaungkan serta mengupayakan Lampu Colok Bengkalis ini dapat menjadi kalender wisata religi baru, di tingkat Provinsi Riau bahkan tingkat nasional setiap tahunnya menjelang datangnya idul fitri.

"Untuk itu, menjadi tugas kita semua baik itu masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat dan budayawan, tokoh pemuda, serta semua elemen yang ada di daerah ini agar dapat terus melestarikan dan menghidupkan tradisi budaya lokal ini dari generasi ke generasi," pesan Bukkas. (InfoterialPemkabBengkalis) ***

Kategori : Umum, Bengkalis
wwwwww