Kue Batang Buruk Khas Riau Tercipta karena Kisah Cinta Tak Terbalas
![]() |
RIAU, POTRETNEWS.com — Kuliner khas Riau sangat beragam, salah satu yang populer yaitu kudapan tradisional bernama kue batang buruk. Ternyata ada kisah cinta tak terbalas di baliknya. Beragam kudapan tradisional yang lezat dapat ditemui di seluruh penjuru Indonesia. Kudapan tradisional biasanya sarat akan kisah sejarah di baliknya.
Salah satu kudapan tradisional yang memiliki kisah sejarah menarik adalah kue khas Kepulauan Riau bernama Batang Buruk. Kue batang buruk mudah ditemui di Riau, terutama pada Hari Raya Idul Fitri.Kisah sejarah di balik hadirnya kue batang buruk ini bermula dari kisah Wa Sendari yang merupakan putri sulung dari Baginda Raja Tua yang memerintah Kerajaan Bintan sekitar 450 tahun silam, seperti dikutip dari GNFI (18/2/2021).Menurut kisah yang dibagikan oleh GNFI, saat itu Wan Sendari sedang kasmaran denan seorang pemuda bernama Raja Andak. Wan Sendari tampaknya mengagumi Panglima Muda Bintan itu karena tampan, gagah, dan cerdas. Malangnya, ketulusan cinta Wan Sendari tak terbalas.Karena Raja Andak lebih memilih Wan Inta yang merupakan adik kandung dari Wan Sendari. Wan Sendari tentu saja merasa patah hati. Untuk mengusir rasa sedihnya, ia membuat masakan baru bersama para pengasuhnya.Akham SophianSumber : Detik.com

























