Dugaan Penyimpangan Penyaluran 2.000 Ton Minyak Goreng dari Pusat untuk Riau Ditelusuri Pemprov
![]() |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemprov Riau selama dua hari ke depan akan menelusuri dugaan penyimpangan penyaluran minyak goreng curah dari Kemendag yang dijatahkan untuk Riau sebanyak 2.000 ton itu, melansir antaranews.com.
"Kemendag telah memberikan kuota 2.000 ton minyak goreng curah per minggu untuk Riau. Untuk pendistribusiannya, Kemendag juga telah menunjuk dua perusahaan, yakni PT PPI dan PT RMI namun di lapangan justru tidak sesuai penyalurannya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto kepada wartawan di Pekanbaru, Senin.Dia mengatakan, dugaan penyimpangan itu terjadi terkait adanya laporan bahwa penyaluran minyak goreng curah ini tidak sesuai kesepakatan, tidak sampai 2.000 ton yang disalurkan per minggu.Atas ketidaksesuaian penyaluran itu, katanya, segera ditelusuri apa penyebabnya dan mengapa distributor tidak menyalurkan sesuai ketentuan, sedangkan masyarakat kini membutuhkan minyak goreng."Pada Rabu (6/4) dan Kamis (7/4) tim satgas pangan yang ditunjuk Pemprov Riau akan mulai turun ke pasar-pasar induk di Riau. Tujuannya untuk memeriksa ketersediaan 11 komoditas bahan pokok masyarakat," katanya.Akham Sophian

























