Airlangga Apresiasi Sikap Ketum PB NU yang tidak Berpihak pada Parpol Tertentu

Airlangga Apresiasi Sikap Ketum PB NU yang tidak Berpihak pada Parpol Tertentu
Sabtu, 05 Maret 2022 16:03 WIB
PALEMBANG, POTRETNEWS.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengapresiasi sikap Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf yang tidak berpihak pada salah satu kekuatan partai politik (parpol) tertentu.
Hal itu disampaikan Airlangga saat menghadiri perayaan Harlah ke-99 Nahdlatul Ulama (NU) di Palembang, Sumatera Selatan.

"Artinya juga seperti di backdrop ini, NU nyaman dengan warna kuning. Hijau dan kuning, serasi dan indah," ujar Airlangga lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (5/3/2022), melansir Republika.co.id.

Dalam forum tersebut, dia turut mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh kiai NU yang membantu pemerintah menangani pandemi. Terutama peran kiai untuk mendorong masyarakat bersedia menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini optimistis NU terus membantu pemerintah dalam berbagai program. Termasuk untuk mengawal keutuhan NKRI dengan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan inklusif.

"Kami melihat bahwa peran NU penting sekali dalam penanganan Covid-19, membantu memberikan kepercayaan masyarakat untuk dilakukan vaksinasi. Bahkan, NU berani menyatakan di awal bahwa vaksin Covid adalah halal dan aman," ujar Airlangga.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf memuji kinerja Airlangga yang berhasil menciptakan program dan kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat. Salah satunya dengan program peremajaan sawit rakyat yang menguntungkan para petani.

Gus Yahya mendoakan, agar Airlangga bisa naik kelas dan menjadi pemimpin yang lebih tinggi dari posisinya saat ini. Meskipun, dia tak menyebut jelas posisi yang didoakan untuk Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

"Kalau sekarang beliau masih Menko Bidang Perekonomian, Insya Allah, saya doakan di masa mendatang naik kelas menjadi atasannya menteri," ujar Gus Yahya.***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Politik, Umum
wwwwww