Gubri Keluarkan Rekomendasi Pencabutan Izin PT Logomas Utama, Perusahaan Tambang Pasir Ilegal di Pulau Rupat
![]() |
Kapal pengangkut pasir ilegal di Riau (dok. istimewa) |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap kapal angkut pasir laut ilegal di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau. Gubernur Riau Syamsuar ternyata telah merekomendasikan pencabutan izin operasional ke Kementerian ESDM.
Kapal angkut pasir laut berkapasitas 1.500 kubik itu ditangkap saat baru tiba di Pulau Rupat, Sabtu (12/2). Penangkapan dilakukan setelah KKP dan polisi menerima laporan aktivitas yang merusak lingkungan bawah laut."Kita tangkap dan hentikan kapal KNB-6 yang disinyalir akan melakukan pengangkutan pasir laut. Kapal sudah kami periksa oleh jajaran terkait kerusakan di wilayah pesisir," kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin.Dari informasi yang diterima detikcom, Gubernur Riau juga sudah mengirimkan permohonan rekomendasi pencabutan izin PT Logomas Utama. Hal itu tertuang dalam surat Nomor 540/DSDM/119 tentang pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Logomas Utama.Ada beberapa alasan atas rekomendasi pencabutan izin. Salah satunya lokasi wilayah izin isaha pertambangan (WIUP) PT Logomas Utama merupakan bagian dari kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), kawasan strategis pariwisata kabupaten (KSPK).Akham Sophian

























