Data tak Akurat, BPJS Kesehatan Nonaktifkan 4.678 Peserta Penerima Iuran di Dumai
![]() |
DUMAI, POTRETNEWS.com — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Dumai hentikan aktivasi sebanyak 4.678 peserta di Kota Dumai kategori penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBIJK), karena data harus di verifikasi lagi.
Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Kesehatan Dumai Tengku Amelia Resdiani mengatakan, ribuan peserta ini mulai dinonaktifkan terhitung 1 Oktober 2021, akibat data tidak cocok dengan pencatatan sipil, data ganda dan sudah meninggal dunia.Selain itu, dicabutnya kepesertaan ini karena terindikasi tidak sesuai dengan persyaratan seperti fakir miskin dan warga tidak mampu, juga blm masuk kategori data terpadu kesejahteraan sosial atau DTKS."Peserta dinonaktifkan ini agar tidak panik, karena rentang enam bulan sejak Oktober bisa mendapat layanan kesehatan dengan persyaratan berlaku," kata Amelia, Rabu.Persyaratan itu, lanjutnya, sesuai SK Menteri Sosial Nomor:92/Huk/2021 yaitu, peserta melapor ke dinas sosial setempat untuk diverifikasi data, kemudian Dinsos akan membuat surat permohonan pengaktifan kembali atau reaktifasi kepada BPJS Kesehatan.Akham Sophian

























