Meski Kasus Covid-19 Melandai, Disdik Pekanbaru Ingatkan Sekokah Jangan Nekat Ambil Kebijakan Belajar Seharian
![]() |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Melandainya kasus harian Covid-19 di Riau, khususnya Pekanbaru, membuat sejumlah pihak sekolah mulai ancang-ancang melakukan pembelajaran full day atau seharian penuh. Bahkan sudah ada beberapa sekolah swasta curi-curi waktu terkait pembelajaran seharian penuh ini.
Padahal sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sudah mengingatkan sekolah tidak mengambil kebijakan sendiri. Setiap sekolah di bawah wewenang dinas kota, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), hanya belajar selama empat jam pelajaran saat pembelajaran tatap muka terbatas.Capaian Masih Rendah, Bupati Siak Jemput Bola Minta Vaksin Covid-19 ke JakartaKepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas menyatakan akan memberikan sanksi bagi sekolah yang menerapkan full day school. Pihaknya akan turun langsung mengawasi sekolah yang kedapatan melanggar."Kalau ada informasi sekolah menerapkan full day school, sampaikan saja," kata Ismardi, Selasa siang, 9 November 2021, melansir liputan6.com.Ismardi menjelaskan, pembelajaran tatap muka terbatas selama pandemi Covid-19 mengacu pada keputusan bersama atau SKB empat menteri. SKB itu tidak memperbolehkan full day school. Menurut Ismardi, full day school selama pandemi sangat berpotensi menularkan Covid-19. Dia tak ingin terjadi sehingga muncul kluster sekolah di Pekanbaru.Akham Sophian

























