Oknum Polisi Tembak Rekan Sendiri Sesama Polisi di Lombok Timur

Oknum Polisi Tembak Rekan Sendiri Sesama Polisi di Lombok Timur

Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Pelaku Sudah Ditangkap, Apa Motifnya? Gambar oleh Rudy and Peter Skitterians dari Pixabay ilustrasi tembak

Selasa, 26 Oktober 2021 10:29 WIB

LOMBOK TIMUR, POTRETNEWS.com — Peristiwa penembakan yang melibatkan dua orang personel polisi tejadi di Lombok Timur, NTB. Satu orang pesonel tewas dengan luka tembak. Sedangkan pelaku sudah diamankan berikut dengan barang bukti satu pucuk senjata api. Peristiwa tersebut sudah dilakukan penyidikan mendalam. Polres Lombok Timur belum bisa mengungkap motif penembakan tersebut.

Seorang anggota polisi di Lombok Timur, NTB berinisial HT (26) tewas ditembak oleh MN (36) yang merupakan rekan kerjanya sendiri, Senin (25/10/2021). Peristiwa itu terjadi di rumah korban. Korban bertugas di bagian Seksi Humas Polres Lombok Timur, sementara pelaku merupakan anggota Polsek Wanasaba.

"Tadi sore terjadi kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota Polri kepada rekan kerjanya, dari laporan tersebut pelaku sudah kita amankan di Satreskrim Polres Lombok Timur," kata Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suryono dalam keterangan pers, Senin (25/10/2021), seperti dikutip dari kompas.com.

Herman menjelaskan, saat ini pihaknya telah menangkap pelaku untuk melakukan pemeriksaan. Polisi masih mendalami motif pelaku menembak korban.

"Beri waktu kami untuk melakukan penyidikan saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan pada terduga pelaku untuk mendalami motif apa yang sebenarnya yang melatarbelakangi sehingga terjadi peristiwa penembakan tersebut," kata Herman.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kejadian tersebut yakni sebuah senjata api dengan selongsong peluru dan alat komunikasi dari pelaku maupun korban.

"Barang bukti dapat dilihat, satu pucuk senjata organik Sabhara jenis P2, dua selongsong peluru, kemudian satu buah smartphone milik pelaku, milik korban, dan sepeda motor pelaku," kata Herman, melansir Tribunnews.com.

Selain itu, polisi telah memeriksa tiga orang saksi. Dimungkinkan masih akan ada tambahan saksi-saksi lainnya. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim
wwwwww