Sudah 14 Pengungsi Asal Afganistan di Kepri Akhiri Hidup dengan Bunuh Diri karena Depresi Bertahun-tahun
![]() |
TANJUNGPINANG,POTRETNEWS.com — Salah seorang pengungsi asal Afghanistan yang tinggal di Hotel Bhadra, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau mencoba bunuh diri, namun berhasil diselamatkan oleh teman-temannya.
"Rekan kami mencoba bunuh diri, namun nyawanya berhasil diselamatkan. Sekarang masih dirawat di rumah sakit," kata Alzobier Pasha, salah seorang pengungsi asal Sudan, di Hotel Bhadra, Senin.Menurut dia, Hotel Bhadra menyimpan duka dari para pengungsi. Upaya bunuh diri bukan hanya pertama kali terjadi, melainkan sudah berulang kali. Sebanyak 14 orang pengungsi asal Afghanistan meninggal dunia dengan cara bunuh diri. Mereka dikebumikan di lokasi pemakaman umum yang tidak jauh dari Hotel Bhadra."Depresi yang sangat tinggi selama bertahun-tahun mengakibatkan mereka mengakhiri hidupnya," ucapnya, melansir antaranews.com.Sementara di Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang, ratusan pengungsi asal Afghanistan melakukan aksi unjuk rasa. Aksi ini sudah dua kali dilakukan dalam sebulan terakhir. Mereka menuntut kejelasan status mereka setelah lebih dari 7 tahun tinggal di Tanjungpinang dan Bintan. Mereka mendesak agar segera diberangkatkan ke negara ketiga untuk memulai hidup yang normal. Pengungsi asal Afghanistan, Yahya Jamely, mengatakan, para pengungsi ingin hidup normal, sama seperti bangsa yang merdeka lainnya.Akham Sophian

























