Home > Berita > Umum

Bantu Masyarakat Riau Dapatkan Kompensasi Dana, LSM Kawali Dukung Penuh Program Adopsi Pohon

Bantu Masyarakat Riau Dapatkan Kompensasi Dana, LSM Kawali Dukung Penuh Program Adopsi Pohon
Minggu, 22 Agustus 2021 07:17 WIB
Rachdinal

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Dalam memaksimalkan program Perhutanan Sosial, Pemerintah Provinsi Riau menginisiasi program adopsi pohon untuk membantu mempercepat implementasi program nasional tersebut di Bumi Lancang Kuning.

Program ini pun di sambut langsung oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Riau, yakni Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Koalisi Kawal Lingkungan Hidup (Kawali) Indonesia Lestari Provinsi Riau dengan membentuk Yayasan Adopsi Pohon Riau.

Ketua DPW Kawali Riau Hijau, Fadil Nandila menyampaikan bahwa yayasan ini dibentuk agar bisa membantu masyarakat lokal / adat dan penerima izin perhutanan sosial mendapatkan kompensasi dana berkat melestarikan hutan di Bumi Lancang Kuning.

“Yayasan Adopsi Pohon Riau ini adalah nama lembaga yang melakukan manajemen proses penggalangan dana dan proses penyaluran dana adopsi pohon,” kata Fadil Nandila kepada potretnews.com, Sabtu (21/8/2021).

Didalam melakukan penghimpunan donasinya, lembaga ini membuat sebuah program berupa website dengan link www.adopsipohonriau.org. “Website ini adalah nama program fundrising (penggalangan dana) untuk membiayai Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dalam rangka melakukan konservasi hutan sekaligus membangun dampak ekonomi terhadap masyarakat kehutanan di Provinsi Riau,” ujarnya.

Selain mendukung percepatan PS di Riau, ia mengatakan bahwa melalui program adopsi pohon, yayasan ini dapat mendukung konsep “Riau Hijau” yang digaungkan oleh Gubernur Riau Syamsuar.

Sebagai wujud keikutsertaan Kawali Riau Hijau dalam mendukung program tersebut. Fadil Nandila menjabat sebagai sekretaris di kepengurusan yayasan itu.

Menurut Fadil, dengan banyaknya LSM yang menjadi anggota kelompok kerja percepatan PS di Riau, LSM itu juga harus mampu mencari sumber dana, sehingga dapat membantu membiayai PS yang sudah ada.

“Seharusnya LSM ini mampu mencari sumber dana dari luar maupun dari dalam untuk membantu membiayai PS di Riau sebagai alternatif pembiayaan. Kalau dari APBD saja tak akan sanggup membiayai hal ini sendiri,” sebutnya

“Kalau yayasan Adopsi Pohon Riau skemanya tidak menggunakan APBD, namun menghimpun dana dari perorangan ataupun perusahaan yang cinta terhadap lingkungan,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini banyak masyarakat ataupun perusahaan yang cinta terhadap lingkungan, namun tidak tahu bagaimana mereka melakukan hal itu agar bisa mencintai lingkungan dengan cara – cara lain.

“Sehingga dengan adanya program adopsi pohon yang digagas oleh DLHK Provinsi Riau ini, masyarakat ataupun perusahaan hanya tinggal menyumbangkan uang, kemudian menjadi orang tua asuh bagi pohon yang sudah tegak atau pohon yang baru di tanam,”

Fadil menyebut bahwa hanya ada empat dari lima skema PS itu yang akan di danai oleh Yayasan Adopsi Pohon Riau. Di antaranya : Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa (HD), Hutan Adat (HA), Hutan Tanaman Rakyat.

“Jadi skema PS selain dari Kemitraan Kehutanan (KK) akan kita bantu untuk pembiayaannya,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas LHK Provinsi Riau, Mamun Murod menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Riau telah menerbitkan SK Perhutanan Sosial sebanyak 74 dengan luas lahan 1.003 hektar. Kemudian pihaknya juga telah membentuk pokja percepatan PS di Riau.

“Sebagai pembina dalam pokja ini adalah Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dan beberapa instansi pemerintahan. Kemudian juga melibatkan Lembaga Adat Melayu Riau (LAM – R), dan Koalisi Rakyat Riau,” kata Kadis LHK Provinsi Riau, Murod.

Tak hanya itu, pokja percepatan PS juga melibatkan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Riau.

Kemudian Murod menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kawali Riau Hijau yang turut serta membantu Pemprov Riau dalam mendukung konsep Riau Hijau dan memaksimalkan percepatan PS di Riau melalui Yayasan Adopsi Pohon Riau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPW Kawali Indonesia Lestari Provinsi Riau karena telah mendukung konsep Riau Hijau dan turut andil dalam melakukan percepatan PS di Riau,” ujarnya.

Murod berharap dengan kita mengadopsi pohon dengan melakukan donasi melalui Yayasan Adopsi Pohon Riau, mudah – mudahan nantinyau hal itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di Riau untuk lebih mencintai hutan.

“Ini menjadi motivasi bagi seluruh lapisan agar tidak takut lagi menjaga hutan. Selain hutan nanti jadi lestari, masyarakat juga bisa sejahtera,” sebutnya.

“Tentunya adopsi pohon ini merupakan langkah positif dalam rangka meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup. Kita semua berjuang di daerah agar indeks kualitas lingkungan hidup di Riau itu meningkat. Nah, salah satu upayanya adalah harus menjaga tutupan hutan. Maka adopsi pohon ini merupakan solusi untuk menjaga dan melestarikan hutan,” pungkasnya. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum
wwwwww