Myanmar Alami Krisis Uang Tunai, Warga Terpaksa Antre di ATM sejak Pukul 3 Pagi hingga Siang di Tengah Suhu Panas 38 Derajat Celcius
![]() |
Myanmar (Photo CJ via Twitter/@Myanmar_Now_Eng |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — Krisis uang tunai di Myanmar semakin parah. Kini para nasabah harus mengantre di anjungan tunai mandiri (ATM) mulai pagi buta. Jika tidak, mereka tak memiliki kesempatan untuk mengambil uang hari itu.
Laporan The Straits Times mengatakan orang-orang terpaksa mengantre mulai pukul 3:30 pagi. Sebab menjelang subuh, antrean sudah membengkak hingga lebih dari 300 orang. Meski kesempatan kian mengecil, mereka tetap mengantre hingga siang hari, di tengah suhu panas yang mencapai 38 derajat celcius.Akibat fenomena ini, Ma May Thway Chel (28), seorang akuntan, menyesal telah menjadi warga negara Myanmar. Pasalnya hampir setiap hari ia pergi ke bank yang sama selama lima bulan, ia hanya mendapatkan uang tunai empat kali."Saya merasa seperti sebuah kutukan menjadi warga negara Myanmar. Saya kebanyakan buang-buang waktu di ATM, tapi tidak ada pilihan lain," kata Ma May Thway Chel.Sejak militer merebut kekuasaan dalam kudeta enam bulan lalu, Myanmar krisis uang tunai. Untuk membantu mencegah kehabisan uang, ATM yang dipilih secara acak diisi dengan uang tunai setiap hari, dan penarikan dibatasi setara dengan US$ 120 atau Rp 1,7 juta (asumsi Rp 14.300/US$), melansir cnbcindonesia.com.Akham Sophian

























