Inovasi tiada Henti, Kawasan Jalan Agus Salim Pekanbaru Segera ”Disulap” Jadi Sentra Kuliner Street Food
Kawasan Jalan Agus Salim Pekanbaru.PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Perkembangan Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau terhitung sangat maju dalam satu dekade kepemimpinan Wali Kota Dr H Firdaus ST MT bersama wakilnya, Ayat Cahyadi SSi. Kini, Pekanbaru sudah berubah menjadi kota metropolitan.
Sejumlah pencapaian pembangunan kota pun sudah menuju kemajuan. Terlihat dari semakin banyaknya infrastruktur pengembangan dan penambahan ruas jalan, layanan transportasi publik, kelistrikan dan gas, air bersih dan sanitasi serta sarana dan prasarana pemukiman yang pastinya memiliki andil dalam menopang peningkatan ekonomi daerah.Perkembangan kemajuan kota Pekanbaru tersebut terbukti atas visi dan misi pasangan Wali Kota Firdaus dan wakilnya Ayat Cahyadi, yaitu ”Terwujudnya Pekanbaru Kota Metropolitan yang Madani".
Wali Kota Pekanbaru Firdaus meninjau lapak pedagang pasar di kawasan Jalan Agus Salim, beberapa waktu lalu.
Pasar Rakyat Agus Salim.Pembagian jam operasional di kawasan jalan Agus Salim sudah diatur demi mengakomodir semua pihak. Dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB, kawasan tersebut tetap berfungsi sebagai jalan umum dan pedestrian (pejalan kaki, red).Sore harinya, jam 17.00 WIB sampai 01.00 dini hari, akan difungsikan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner menjadi wisata kuliner malam (kuliner street food) sebagai bakal ikon wisata Pekanbaru.Bagi para pelaku usaha pasar tradisional atau pasar rakyat diberikan waktu dari jam 01.00 sampai 08.00 pagi, dengan konsep bongkar-pasang lapak. Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru telah merancang rekayasa lalu lintas agar kawasan Jalan Agus Salim menjadi tertib, ramai dan lancar yang terintegrasi dengan kawasan Sukaramai Trade Center.Untuk kelancaran pelaksanaan penertiban bangunan liar di sepanjang jalan Agus Salim dari simpang jalan Sudirman sampai jembatan Sungai Sago yang saat ini ditempati oleh pedagang akan dilaksanakan pendataan dan sosialisasi oleh Tim Yustisi Kota Pekanbaru. (Adv) 























