Kuasa Hukum Masyarakat Pangkalanbaru Kampar Berikan Alat Bukti Tambahan ke Ditreskrimsus Polda Riau
![]() |
Pipa sedot di usaha tambang pasir ilegal milik BUMDes Bintang Terang, Desa Pangkalanbaru, Kampar. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Tim Hukum Masyarakat Desa Pangkalanbaru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar memberikan tambahan alat bukti laporan ke Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Senin (2/8/2021). Tambahan alat bukti ini guna melengkapi laporan mereka pada bulan Juli lalu atas laporan tindak pidana korupsi.
Diberitakan sebelumnya, bahwa masyarakat telah melaporkan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Pangkalanbaru atas tindak pidana korupsi karena diduga menggunakan dana yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau untuk membuat unit usaha tambang pasir yang dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bintang Terang.Sebagaimana diketahui, pada bulan Maret lalu jajaran Polda Riau melalui Ditreskrimsus telah mengamankan dua orang dan alat berat di usaha tambang pasir milik BUMDes itu. Penangkapan itu terjadi karena usaha tersebut ilegal atau tidak memiliki izin.Kuasa Hukum Masyarakat, Indra Junaidi mengatakan, laporan alat bukti tambahan itu berupa surat permohonan kepada PT Energi Mega Perkasa dengan nomor 045.2/PKL.B-UM/391 tertanggal 12 November 2020 tentang permintaan bantuan pipa besi bekas sebanyak 5 buah untuk mengalirkan genangan air sungai Kampar.”Tadi kita ke Krimsus Polda Riau untuk menindaklanjuti laporan kemarin, sekaligus memberikan tambahan alat bukti untuk laporan dugaan tindak pidana korupsi,” kata Indra Junaidi saat ditemui potretnews.com, Senin (2/8/2021).
























