Kakek 83 Tahun Tewas Disengat Ratusan Tawon saat Memanen Rambutan di Kebun

Kakek 83 Tahun Tewas Disengat Ratusan Tawon saat Memanen Rambutan di Kebun
Jum'at, 30 Juli 2021 09:34 WIB

MEDAN, POTRETNEWS.com — Seorang pria berusia 83 tahun berinisial ST tewas setelah disengat segerombolan tawon di kebunnya saat sedang memanen buah rambutan. Peristiwa tersebut terjadi di kebun korban yang berada di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Kamis (29/7/2021), melansir Kabarmedan.com.

Warga yang sempat melihat kejadian tersebut berupaya menolong ST, namun tidak terselamatkan. ST yang sehari-harinya memanen rambutan sempat berupaya mengusir tawon dengan api, namun usahanya tersebut gagal.

“Dia memang setiap harinya memanen rambutan. Tadi saya lihat dia datang dan sedang mengusir tawon dengan api di pohon rambutan dengan galah,” kata Aikal, saksi yang pertama kali menyaksikan kakek ST diserang gerombolan Tawon.

Aikal menjelaskan dirinya sempat mendengar jeritan dari arah kebun dan ketika ia hampiri, terlihat ST tengah berlari menghindari kejaran ratusan tawon lalu terjatuh tak sadarkan diri.

“Tiba-tiba saya mendengar jeritan dan melihat dia berlari dikerumuni tawon. Dia lalu terjatuh dan tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya.

Bersama dengan warga lainnya, Aikal berupaya menolong dan melaporkan kejadian tersebut pada Polsek Padang Hilir. Tidak lama berselang, tim Inafis Polres Tebingtinggi tiba di lokasi dengan dilengkapi alat pelindung diri (APD).

Petugas langsung mengevakuasi kakek ST dan membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk dilakukan visum. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim
wwwwww