Ada Petisi untuk Hakim yang Pimpin Sidang Perkara Dugaan Korupsi Sekdaprov Riau Nonaktif Yan Prana
![]() |
Ilustrasi/INTERNET |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Proses hukum yang membelit Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau (nonaktif) Yan Prana Jaya terus berlanjut. Berdasarkan informasi, sidang lanjutan terhadap mantan anak buah Gubernur Riau Syamsuar ini akan berlanjut dengan agenda pembacaan putusan pada Kamis (29/7/2021) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di PN Pekanbaru.
Lewat diskusi secara offline yang ditaja oleh Rumah Pergerakan Pekanbaru dengan mengundang pegiat antikorupsi sekaligus pemantau persidangan (Senarai) dan Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau–Kepri. Diskusi terbatas ini langsung dihadiri oleh Ketua PKC PMII Riau–Kepri, Abdul Rouf dan Koordinator Senarai, Jeffri Sianturi.Berdasarkan pantauan potretnews.com, diskusi ini membahas kronologi modus operandi yang dilakukan oleh Yan Prana Jaya saat menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak.Jeffri mengatakan, bahwa Yan Prana dituntut 7 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Riau atas kasus korupsi anggaran rutin di Bappeda Kabupaten Siak tahun 2013-2017. Tindak korupsi tersebut merugikan negara hingga Rp2,8 miliar lebih.”Selain didakwa atas pemotongan SPPD sebesar 10 persen, ada juga penyimpangan dalam mengelola anggaran atas kegiatan pegadaan alat tulis kantor (ATK), serta pengelolaan anggaran makan minum pada Bappeda Kabupaten Siak,” kata Jeffri Sianturi dalam diskusi itu.
























