Kondisi Jembatan Tuk Jimun di Indragiri Hilir Memprihatinkan, padahal Sudah Dianggarkan
![]() |
Masyarakat secara swadaya memperbaiki jembatan Tuk Jimun, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Riau. Kerngka besi keropos, kayu jembatan juga lapuk. |
KEMUNING, POTRETNEWS.com — Kondisi jembatan Tuk Jimun di Inhil Riau memprihatinkan. Besi keropos kayu lapuk hingga warga secara swadaya melakukan perbaikan seadanya. Menurut warga setempat, dari pemerintah daerah sudah dianggarkan, namun perbaikan tertunda, kemungkinan karena dana banyak terserap untuk penanggulangan Covid-19.
Selain dari swadaya masyarakat, para pengusaha atau pemilik sawit yang ikut memanfaatkan jembatan ini juga ikut menyumbangkan material. Jembatan yang terletak di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), riau ini memang merupakan akses utama dan satu-satunya bagi masyarakat setempat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.Apalagi kendaraan seperti truck pengangkut sangat bergantung dengan jembatan ini untuk membawa hasil panen sawit di Desa Tuk Jimun dan Kemuning Muda. Menurut pihak desa, anggaran yang disediakan Pemerintah untuk perbaikan jembatan Desa Tuk Jimun lebih kurang sebesar Rp 1,8 miliar.“Dana perbaikan Jembatan Desa Tuk Jimun sudah dianggarkan namun tertunda. Kabarnya karena Covid. Ya, terpaksa kami masyarakat Desa Tuk Jimun memperbaiki jembatan itu dengan swadaya,” ungkap perangkat Desa Tuk Jimun, Lukman saat dikonfirmasi awak media, Selasa (6/7/21), melansir Tribunnews.com.Lukman menjelaskan, perbaikan jembatan Tuk Jimun harus segera dilakukan mengingat kondisi bangunan jembatan yang sudah lapuk dimakan usia. Mulai dari kerangka besi yang keropos dan lantai jembatan yang berbahan kayu sudah terlihat lapuk.Akham Sophian

























