Pria 21 Tahun Disiksa 9 Orang hingga Tewas Lalu Dibakar, Dalangnya Pacar Sesama Jenis yang Cemburu setelah Membaca Chat Korban dengan Pria Lain
![]() |
Ilustrasi/INTERNET |
MAKASSAR, POTRETNEWS.com — Daftar korban akibat menjalin asmara sejenis bertambah panjang. Cemburu jadi awal petaka hubungan sesma jenis di Sulawesi Selatan. Korban Rian (21) yang mayatnya ditemukan hangus terbakar di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya terungkap.
Pembunuhan itu dilatarbelakangi asmara sesama jenis. Pelaku cemburu melihat membaca chat korban dengan pria lain. Pelaku kemudian menyiksa Rian hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membakar jasad Rian.Melansir dari TribunTimur.com, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengatakan, satu dari delapan pelaku yang ditangkap berinisial MA (19). Ma merupakan pelaku utama dan diketahui menjalin hubungan sesama jenis dengan korban, Rian. Pembunuhan itu berawal saat pelaku mendapati percakapan WhatsApp Rian dengan pria lain pada 7 Juni 2021.MA yang terbakar cemburu mengetahui percakapan itu kemudian melakukan aksi penganiayaan terhadap Rian di sebuah hotel di Jl Haji Bau, Makassar. ”Jadi saat menjemput Rian di rumahnya menuju hotel, pelaku mengambil ponsel korban dan mendapati chat korban di WhatsApp dengan pria lain.""Di situ pelaku cemburu dan melakukan penganiayaan," kata Merdisyam di Mapolda Sulsel, Kamis (17/6/2021). Korban disiksa hingga tewas lalu dibakar Sebelum penganiayaan terjadi, Rian dan MA sempat terlibat cekcok di hotel gara-gara percakapan di WhatsApp. Setelah itu, tersangka lainnya DAS dan FS masuk menuju kamar. Diketahui, di dalam kamar sudah ada Dion.Mengutip dari TribunTimur.com, Merdisyam menjelaskan, total pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan dan pembakaran Rian berjumlah sembilan orang. "Para pelaku ada sembilan orang dan berhasil ditangkap delapan orang. Sementara satu orang lainnya masih DPO," ungkapnya.Satu orang yang masih dalam pencarian atau DPO yakni pria bernama Dion. Satu dari delapan pelaku yang telah diamankan merupakan seorang perempuan berinisial H alias Lala (23).Sementara, tujuh pelaku lainnya adalah laki-laki berinisial MA (19), DAS (19), FS (16), AP (19), TH (22), AI (17), dan MAN (16). Kesembilan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana dan terancam hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.Para pelaku anggota geng mucikari Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, pelaku pembunuhan Rian merupakan geng mucikari. Menurutnya, delapan dari sembilan pelaku yang telah ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel adalah satu geng dalam kasus prostitusi. ”Jadi mereka ini adalah kelompok mucikari, mereka satu geng mucikari yang mana yang dianggap ketua itu adalah MA si pelaku utama," kata Zulpan, sebagaimana dikutip dari TribunTimur.com.Diketahui, geng mucikari MA, kata Zulpan, tidak hanya menyediakan jasa layanan seks ke lawan jenis. "Mereka ini mucikari yang sediakan pelanggan mereka remaja cewek ataupun yang laki-laki atau sesama jenis begitu." "Bahkan diduga yang mereka jadikan jasa layanan seks komersial itu adalah anak di bawah umur," jelasnya.Editor:
Akham Sophian

























