Kemenakan Maestro Zapin Serahkan Buku Biografi M Yazid bin Tomel kepada Dispersip Bengkalis
![]() |
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis, Suwarto menerima buku "Muhammad Yazid Sang Pengabdi Zapin Tradisi" dari sineas ND Juaii M Usna, Rabu 7 Syawal 1442 H/ 19 Mei 2021. |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Rabu, 7 Syawal 1442 Hijriyah menjelang Zuhur kemarin, rumah dinas di Jalan Arif Rahman samping Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang baru sepekan ditempati oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadis Persip) Kabupaten Bengkalis terlihat disambangi sebuah sedan Corolla Great berwarna merah maron yang disetir pemilik nama pena ND Juaii M Usna, kemenakan Maestro Zapin almarhum H Muhammad Yazid bin Tomel.
Setelah dipertimbangkan, akhirnya ND Juaii M Usna, sang sineas Bengkalis datang ke rumah dinas tadi untuk menitipkan 2 buah buku tentang biografi "Yengah" sang pamannya kepada perpustakaan Dispersip Kabupaten Bengkalis dengan harapan menjadi bahan referensi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi sang maestro yang telah tutup usia 85 tahun untuk menghadap Yang Maha Kuasa pada 23 September 2010 silam dan dikebumikan pada keesokan harinya, 24 September 2010 sekitar pukul 10.00 WIB, sebelum Shalat Jumat, menyusuli Asnah binti Usman, sang istri yang telah bersemayam 2 bulan sebelumnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Masjid Al Hadi Taqwa RT 01 RW 02, Dusun Langgam Muara, Desa Teluk Latak, Bengkalis Riau.Buku dengan judul "Muhammad Yazid Sang Pengabdi Zapin Tradisi" berisi 74 halaman yang ditulis Marhalim Zaini,SSn,MA, disunting oleh Karmila Dewi, tata sampul dan tata letak oleh Furqon Elwe dan diterbitkan pertama kali pada Desember 2020 oleh Direktorat Jendral Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan penerbit Tonggak Media, Ngaglik Sleman Yogyakarta ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Suwarto pada Rabu, 19 Mei 2021."Pertama, saya sampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap kepedulian daripada penulis-penulis khususnya yang ada di Kabupaten Bengkalis lebih khususnya Pulau Bengkalis karena dalam hal ini kita memang haus akan bacaan-bacaan yang literasinya berkaitan dengan masyarakat Bengkalis itu sendiri," kata Kadispersip, Suwarno kepada potretnews.com, Rabu (19/5/2021) siang.Menurut Suwarto, dengan adanya penggalian khasanah budaya yang ada di pulau atau Kabupaten Bengkalis ini khususnya berkaitan dengan Sang Pengabdi Zapin Tradisi yang sangat-sangat fenomenal. "Karena kita mengenal Zapin ini sejak zaman dulu sudah ada tapi belum pernah dibukukan. Oleh sebab itu, ini menjadi literatur untuk adik-adik mahasiswa kemudian juga para pengembang budaya serta masyarakat secara umumnya untuk mengetahui lebih detil sebenarnya bagaimana Zapin Tradisi itu sendiri. Kita sangat berterima kasih kepada penulis Pak Marhalim Zaini dan juga sineas Bengkalis ND Juaii M Usna yang tergerak hatinya untuk memberikan buku ini kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis," ungkapnya.
























