Berunding dalam Perjalanan, 3 Pemusik Riau Lahirkan Lagu Raya
![]() |
Tiga sekawan, Hendra, Andeska dan Azman pemilik lagu "Di Pagi Raya". |
BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Sebuah karya lagu bisa lahir di mana saja dan kapan saja. Hal ini sebagaimana dialami 3 pemusik Melayu Riau yang dalam perjalanan bual-bual ringan untuk membuat sebuah Lagu Raya.
"Awal mula ide menjadikan lagu ini waktu kami balek dari rekaman single lagu Melayu Nanik yang Insya Allah selesai lebaran ini akan proses video clipnye. Waktu perjalanan balek kami berbual, tiap tahun buat lagu raye, saye langsung menyambung buatlah karene kite tiap tahun buat dan saye menawarkan tahun ini kite aje langsung menyanyi. Kite buat lain dari tahun sebelumnye," kata Hendra si pencetus ide kepada potretnews.com, Sabtu (15/5/2021) malam melalui pesan WhatsApp-nya dari Tanjung Balai Karimun.Hendra kelahiran Desa Teluk Latak, Bengkalis dan merupakan cucu dari Maestro Zapin almarhum H M Yazid bin Tomel ini menambahkan bahwa lagu "Di Pagi Raya" pun diciptaan oleh Andeska Putra yang asal Sungai Apit, Kabupaten Siak Sri Indrapura. Diarransmen oleh Nurazman yang berasal dari Kampung Jawa, Sungai Pakning."Penyanyi dan pemusik kami bertiga, saye, Andeska Putra dan Nurazman yang kebetulan tetangga dekat rumah satu perumahan. Proses arransmen hanye due jam, kemudian lanjut proses rekaman mulai jam sembilan malam setelah Tarawih sampai jam tige subuh. Setelah itu edit audio, ade perubahan atau penambahan arransmen dan saye pade waktu latihan tak dapat ikut hanye didengarkan lagu ini pade waktu perjalanan menuju studio rekaman dan langsung rekaman musik dan vocal," tambah Hendra lagi.Diutarakan Hendra pula lokasi pengambilan gambar mulai area luar dan studio rekaman serta ade tempat lain di Pekanbaru. "Dan video saye di Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau kebetulan waktu proses pengambilan video saye berade di Karimun karne ade musibah," pungkas honorer di Dinas Kebudayaan Provinsi Riau ini.
























