44 Kendaraan Asal Riau Disuruh Putar Balik di Pos Penyekatan Perbatasan dengan Sumbar
![]() |
Pos penyekatan mudik Sumbar-Riau, di daerah Tanjung Balik, Pangkalan, Sumatera Barat, jumlah kendaraan yang disuruh putar balik masih rendah, Selasa (11/5/2021) . |
PADANG, POTRETNEWS.com — Memasuki H-2 Idul Fitri 1442 H, jumlah pemudik di perbatasan Sumbar-Riau masih sepi pemudik. Di Pos penyekatan mudik Sumbar-Riau, di daerah Tanjung Balik, Pangkalan, Sumatera Barat, jumlah kendaraan yang disuruh putar balik masih rendah. Menurut laporan dari Pos Operasi Ketupat Singgalang 2021 Polres 50 Kota, sepanjang Selasa (11/5/2021) pagi sampai pagi ini, Rabu (12/5/2021) pagi masih terpantau sepi dan lancar.
Cuaca di perbatasan juga terbilang cerah pada siang hari dan berawan pada sore sampai malam hari. Walaupun sepi pemudik, bukan berarti petugas tidak melakukan pemeriksaan. Sebanyak 44 unit kendaraan di putar balikan sejak Selasa kemarin. Pengendali Pos Penyekatan Iptu Indra Jaya menyampaikan via pesan bahwa 44 kendaraan tersebut didominasi oleh 28 unit kendaraan roda 2 dan 16 unit kendaraan roda 4. Sedangkan sampai pagi Senin ada 93 kendaraan barang yang melintasi pos penyekatan Sumbar-Riau."Sedangkan roda 2 dan roda 4 yang memenuhi syarat untuk melewati perbatasan itu sebanyak 64 unit," jelasnya, melansir Tribunnews.com.Sehari sebelumnya, sebanyak 51 kendaraan yang hendak melewati pos penyekatan mudik perbatasan Sumbar-Riau disuruh putar balik. Dari 51 kendaraan tersebut terdiri, sebanyak 34 di antaranya adalah kendaraan roda doa.Sisanya, 17 kendaraan roda empat. Hampir seluruh kendaraan tersebut berasal dari Provinsi Riau ingin menuju Sumatera Barat. Penanggungjawab Pos Penyekatan Sumbar-Riau Iptu Indra Jaya, mengatakan bahwa seluruh kendaraan itu tidak memiliki kelengkapan untuk melanjutkan perjalanan ke Sumatera Barat. Mereka tidak memiliki surat izin perjalanan hingga surat keterangan negatif swab.Akham Sophian

























