Legislator Ini Heran Truk ODOL Masih Bebas Masuk Kota Pekanbaru, Robin Eduar: Siapa yang Beri Izin?
![]() |
Ilustrasi |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Masyarakat pengendara belakangan ini mengeluhkan, bebasnya masuk truk Over Dimension Over Loading (ODOL) atau truk tonase besar, ke dalam kota di jam-jam sibuk di siang hari. Kondisi ini terus terjadi, karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Baik dari Dishub maupun Satlantas Polri. Karenanya, kalangan DPRD Pekanbaru meminta, agar pihak terkait melakukan tindakan ril sesegera mungkin. Terutama melarang truk tonase besar tersebut masuk kota di siang atau sore hari.
"Dalam hearing kemarin kita sudah sampaikan ke Dishub Pekanbaru, siapa yang bertanggung jawab atas odol masuk kota ini. Harusnya kan tidak boleh," tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar SH MH kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (11/3/2021).Menurut Politisi PDI-P ini, ada beberapa kerugian bagi masyarakat dan pemerintah, akibat bebasnya truk odol ini bebas masuk kota. Selain kemacetan dan kekhawatiran penyempitan jalan, kecelakaan, juga jalan juga bisa rusak, karena tidak sesuai bobot tonasenya.Robin bahkan langsung monitoring setelah banyaknya keluhan masyarakat, bahwa ODOL tersebut melintas via jalan Riau menuju Sudirman, lalu ke Pelabuhan Sungai Duku, dan kembalinya memutar di depan Star City Square, selanjutnya melintasi jembatan Siak IV."Sesuai UU No 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, Ini kan sudah melanggar. Tapi kenapa dibiarkan, padahal sudah sejak lama terjadi. Ironisnya lagi, tindakan tegas tidak ada nampak. Makanya kami pertanyakan siapa yang memberikan izin masuknya, kenapa tidak ada tindakan tegas," kata Robin lagi, melansir Tribunnews.com.Akham Sophian

























