Tindakan Represif Oknum Polisi terhadap Mahasiswa yang Demo di Kantor Bupati Kepulauan Meranti Dikecam
![]() |
Mahasiswa dari sejumlah organisasi berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Kepulauan Meranti, kemarin. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau-Kepri mengecam tindakan represif yang diduga dilakukan oknum aparat keamanan dalam menangani demo mahasiswa di depan kantor Bupati Kepulauan Meranti pada Selasa (9/2/2021).
Informasi yang berhasil dihimpun potretnews.com, unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa lintas organisasi luar kampus tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait kinerja Bupati Kepulauan Meranti saat ini, Irwan Nasir yang telah menjabat selama 10 tahun. Kendati sudah dua periode menjabat, para pengunjuk rasa memberi ”rapor merah”.”Saya menyampaikan penyesalan dan kecaman keras terhadap personel kepolisian Republik Indonesia dengan menggunakan pendekatan represif untuk mengamankan sahabat-sahabat yang sedang menjalankan hak konstitusionalnya menyampaikan hak pendapat di muka umum,” kata Ketua PKC PMII Riau-Kepri, Abdul Rouf kepada potretnews.com, Selasa (9/2/2021) malam.Dia mengatakan, menyampaikan pendapat di muka umum adalah saluran konstitusional yang dilindungi dan dihormati. Tetapi oknum polisi malah melakukan langkah represif dengan kekerasan.”Tindakan represif yang dilakukan oknum polisi kepada para mahasiswa di Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Kita harus kecam dan sesalkan itu semua, kita berharap hal-hal tersebut dihentikan. Kepolisian itu bertugas untuk mengayomi dan melindungi masyarakat bukan malah memukuli mahasiswa yang hanya hendak menyampaikan aspirasinya,” tandasnya.
























