Home > Berita > Umum

Pangdam I/BB Mayjen Hassanudin Mengaku Melawat ke Siak karena Usulan sang Istri

Pangdam I/BB Mayjen Hassanudin Mengaku Melawat ke Siak karena Usulan sang Istri

Pangdam I/BB Mayjen Hassanudin dan istri disambut istri Bupati Siak, Rasidah Alfedri

Kamis, 04 Februari 2021 06:18 WIB

SIAK, POTRETNEWS.com — Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin menikmati udang galah goreng saat berkunjung ke Riau dan ia sampai menghabiskan 3 ekor.

Kunjungan kerja Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin sangat berkesan selama berada di kabupaten Siak, Riau pada Rabu (3/2/2021), melansir Tribunnews.com.

Ia menikmati makan siang di Balairung Datuk Empat Suku, kompleks perumahan Abdi Praja Kabupaten Siak bersama Danrem 031/Wira Bima Brigjen M Syeh Ismed, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Lizardo Gumay, Bupati Siak Alfedri, Ketua DPRD Siak H Azmi dan Kepala Kejari Siak Aliansyah beserta istri dan jajaran masing-masing.

“Saya makan lahap sekali, ada udang galah.

Saya awalnya ambil 1, kemudian tambah 2 ekor lagi. Jadi saya habis 3 ekor,” guyon Mayjen Hassanudin saat temu ramah pada acara tersebut.

Ia mengaku terkesan dengan masakan udang galah goreng khas Siak itu.

Rasanya hampir sama dengan masakan udang goreng di Langkat, Sumatra Utara.

Saking gurihnya, ia menikmati lahapnya makan siang pertama melawat di Siak.

Ia memasukkan Siak sebagai kabupaten yang harus dilawati pada kunjungan kerja ini berkat usulan istrinya Dessy Hassanudin.

Akunya, istrinya mengatakan tidak ke Riau namanya jika belum datang ke Siak.

“Saya inikan PSSI, persatuan suami sayang istri.

Jadi istri saya mengatakan tidak ke Riau kalau tidak ke Siak, maka kita harus ke Siak,” kelakarnya yang membuat hadirin bertepuk tangan.

Ia hadir ke Siak untuk silaturahmi dan turun ke wilayah kerja sebagai pejabat Pangdam baru.

Kunjungan kerja ini juga dalam rangka menjalankan amanah yang diberikan kepadanya.

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin dan rombongan tiba di kediaman Bupati Siak sekitar pukul 13.00 WIB.

Ia disambut dengan kompang dan silat penghormatan di laman kediaman bupati Siak.

Bupati Siak Alfedri dan istri beserta Ketua LAMR Siak Datuk Seri Wan Said dan jajaran pengurus tampak menyambutnya.

Wan Said memakaikan tanjak ke kepala Jendral bintang dua tersebut.

Mereka mengajak Hassanudin dan istri masuk ke dalam rumah dinas bupati untuk istirahat sejenak dan salat zuhur.

Setelah itu, Mayjen Hassanudin diajak turun ke Balairung Datuk 4 Suku untuk santap makan siang dan temu ramah.

Prosesi selama makan siang itu tidak terlalu protokoler sehingga suasana tampak mencair.

Apalagi tingkah Mayjen Hassanudin juga terbilang kocak.

Selain lahap makan siangnya dengan 3 ekor udang galah goreng, ia juga membalas pantun Alfedri.

Bahkan, ia membawa modal 5 pantun untuk mengimbangi 5 pantun Alfedri sebelumnya.

Namun di antara pantun yang serius ia menimpali dengan pantun plesetan yang bikin hadirin tertawa ngakak.

Setelah makan siang, rombongan bertolak ke Istana Siak.

Hassanudin takjub melihat bukti sejarah di istana Siak.

Ia mengatakan istana Siak dan seisinya adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat terus menerus.

“Kotanya rapi sekali, bersih dan maju. Benda-benda di istana Siak juga terawat dengan baik dan ini wajib kita syukuri,” kata dia.

Meskipun waktunya sangat singkat berkunjung ke istana Siak, namun ia tetap menyempatkan waktunya untuk berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II.

Ia memberikan penghormatan serta berdoa sejenak.

Menurutnya, Sultan Syarif Kasim merupakan pahlawan nasional yang mempunyai kontribusi besar untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Setelah itu, ia mengunjungi bangunan Makodim Siak di Tumang, kecamatan Siak.

Baru kemudian melanjutkan perjalanan ke PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang di kecamatan Tulang.

Selama kunjungan tersebut ia juga sempat menyinggung agar masyarakat Siak selalu menjaga disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan.

Meskipun sudah ada yang divaksin disarankan agar masih tetap setiap memakai masker.

“Kita harus dukung upaya pemerintah dalam mencegah Covid 19 ini.

Kemudian kita semua harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada diri masing-masing,” kata dia.

Sementara itu Bupati Siak Alfedri merasa sangat gembira atas kunjungan Jendral TNI yang ramah itu.

Bahkan saking senangnya, Alfedri menghadiahi Mayjen Hassanudin dengan 5 pantun.

Ia juga memanfaatkan kesempatan itu untuk mengekspos keindahan dan kemajuan Siak.

“Alhamdulillah, kita senang sekali Pangdam I Bukit Barisan berkunjung ke Siak, mempunyai agenda lebih setengah hari di Siak.

Ini keberuntungan kita karena Pangdam makan siang di sini, mengunjungi istana, ziarah makam sultan Syarif Kasim II, kunjungan ke Makodim dan Perawang,” kata dia.

Alfedri juga melaporkan bahwa Siak dalam keadaan aman dan terkendali serta tetap stabil di masa pandemi ini.

Pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

“Iven juga berjalan dengan baik namun berjalan sesuai protokol kesehatan, seperti acara JKPI Masyarakat kabupaten berterimakasih atas dibangunnya Makodim di Siak, Mudah2an dapat menjadi Kodim definitif,” kata Alfedri.

Alfedri menyampaikan, Makodim Siak sudah dibangun sejak tahun lalu.

Dia mengharapkan agar bisa menjadi Kodim definitif dan bisa diresmikan dalam waktu dekat.

"Siak ini berada di Kodim 0303 Bengkalis.

Jadi Pak Dandim koordinasinya tiga kabupaten, dengan kami satu kali sebulan Pak Dandim datang untuk rapat koordinasi pimpinan daerah.

Mudah-mudahan dengan adanya kodim di Siak bisa koordinasi dengan baik," katanya.

Selain itu dia melaporkan kondisi Covid 19 di Kabupaten Siak yang sudah terkendali.

Begitu juga dengan kebakaran hutan dan lahan yang pada tahun 2020 berkurang drastis.

“Stabilitas ini mudah-mudahan tetap dapat kita jaga,” kata dia. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Umum, Siak
wwwwww