Warga Asal Riau yang Umbar Tembakan saat Didatangi Polisi di Palembang Diduga di Bawah Pengaruh Narkoba

Warga Asal Riau yang Umbar Tembakan saat Didatangi Polisi di Palembang Diduga di Bawah Pengaruh Narkoba
Sabtu, 30 Januari 2021 09:14 WIB

PALEMBANG, POTRETNEWS.com — Dony Yunanto warga Pekanbaru yang awalnya diduga melakukan penyanderaan ternyata di bawah pengaruh narkoba jenis sabu. Adapun tembakan yang diletuskan Dony untuk mengusir polisi yang hendak menangkapnya, Jumat (29/1/2021).

Diketahui warga dihebohkan dugaan penyanderaan di kosan di Puncak Sekuning Palembang. Pelaku bersenjata api diduga menyandera seseorang karena begal yang dilakukannya ketahuan warga. Namun ternyata, pelaku hanya memiliki senpi dan di bawah pengaruh narkoba.

Penangkapan terhadap pelaku sempat berlangsung dramatis, karena pelaku mengumbar beberapa tembakan dari senpi rakitan yang dimilikinya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat Mulyana, mengatakan pelaku ini menghuni di kosan tersebut baru sekitar dua Minggu.

"Benar awal kami mendapatkan laporan adanya aksi penodongan di TKP dan pelaku membawa senjata api. Namun setelah pelaku berhasil ditangkap rupanya pelaku ini memiliki senjata api," ujar Edi, Jumat (29/1/2021), melansir iNews.id.

Diduga pelaku ini ketika hendak diamankan dibawa pengaruh sabu. "Saat hendak kita tangkap pelaku melepaskan tembakan, jadi pelaku kita lumpuhkan," katanya.

Sementara itu, pelaku mengaku mendapatkan senpi tersebut di Lampung. Kemudian keberadaannya di Palembang untuk melanjutkan kuliah S2. "Saya Kepalembang hendak ambil S2 ambil kuliah lagi. Saya tidak melakukan penyekapan dan penyanderaan pak, tetapi saya hanya ketakutan saat ada polisi, oleh itulah saya lepaskan tembakan ke udara untuk menyuruh polisi mundur dan pulang," ucapnya di Polrestabes Palembang.

Polisi mendatangi lokasi setelah mendapatkan laporan dari warga ada penghuni kosan di Puncak Sekuning Palembang yang biasa menenteng pistol. Saat polisi tiba, pelaku mengumbar tembakan. ***

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Hukrim, Riau
wwwwww