Akui Sudah Berdamai, Dinas PUPR Pekanbaru belum Cabut Laporan Polisi Kasus Penebangan 83 Pohon Pelindung
![]() |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com— Pada bulan Oktober 2020 lalu, warga Kota Pekanbaru sempat geger dikarenakan pohon yang ada di median Jalan Tuanku Tambusai ditebang oleh orang-orang misterius.
Namun selang sebulan kemudian, pihak kepolisian berhasil mengungkap siapa pelaku penebengan pohon tersebut. Pelakunya adalah pemilik perusahaan papan reklame bernama CV.Riau Bersatu.Pemilik perusahaan ini, sebut saja dengan inisial TFG telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setempat dan dikenakan pasal 184 KUHAP untuk diterapkan Pasal 170 Jo 55 KUHP, karena tersangka selaku pemilik CV. Riau Bersatu yang memerintahkan karyawannya untuk memotong pohon-pohon di median Jalan Tuanku Tambusai tersebut.Saat ini, berhembus kabar bahwa pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, telah mencabut laporan polisi tersangka kasus penebangan 83 pohon itu.Lantas Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Indra Pomi Nasution angkat bicara terkait tudingan yang menyebut kalau pihaknya telah mencabut laporan polisi terhadap tersangka kasus penebangan 83 pohon di median Jalan Tuanku Tambusai.
























