Pelarian Pelaku Politik Uang Pilkada Indragiri Hulu Berakhir di Dumai
Pelaku pPolitik uang Pilkada Indragiri Hulu/GATRA.comINDRAGIRI HULU, POTRETNEWS.com — Pesta demokrasi memang sudah berakhir dan ditutup dengan berjalan suksesnya pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai daerah di Provinsi Riau, namun PR atau pekerjaan rumah untuk Sentra Gakkumdu dan aparat kepolisian masih berlanjut.
Seperti di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Usai menerima pelimpahan berkas perkara pidana politik uang dari Badan pengawasan pemilu (Bawaslu) setempat, polisi di sana harus berjibaku untuk mengamankan seorang terlapor hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka money politics atau politik uang.Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP I Komang Aswatama mengatakan pelarian Suprianto (tersangka) berakhir di Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau. Penangkapan itu berhasil dilakukan usai tim penyidik melakukan pelacakan serta rekam jejak dan proses pemetaan ruang lingkup untuk pelarian pelaku itu sendiri."Alhamdulilah tersangka yang sebelumnya melarikan diri sudah kita amankan kembali di rumah keluarganya di Kabupaten Dumai, pada 23 Desember sekitar pukul 19.30 Wib lalu," ujar Alumnus Akpol 2010 itu, Senin (4/1/2021), melansir Gatra.com.Komang menjelaskan, UU Pemilu saat ini memang rentan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak patuh hukum, seperti halnya yang terjadi pada pelanggaran pemilu dengan tersangka Suprianto itu. Proses klarifikasi dan pemeriksaan di Sentra Gakkumdu menjadi jedah waktu bagi para pelaku untuk kabur dari tindak pidana yang sudah dilakukannya.Akham Sophian
























