Pelajar SD di Tenayan Pekanbaru Harus Kehilangan Tangan saat Membantu Orang Tua Membuat Batu Bata
![]() |
Sumiati menerima bantuan. |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Nasib malang menimpa seorang siswa SD di Tenayanraya, Pekanbaru, Riau bernama Sumiati. Dia kehilangan tangan sebelah kanan saat membantu orang tua membuat batu bata. Tangan Sumiati tergiling mesin pencetak batu bata. Akibatnya tangan siswa kelas 5 SD itu harus menjalani amputasi.
Sumiati merupakan anak keluarga tak mampu yang tinggal di sekitar PLTU Tenayanraya. Sehari-hari dia membantu orang tuanya yang merupakan buruh pembuat batu bata.Anugrah Lase, ayah dari Suamiati mengatakan, Sumiati anak yang rajin sekolah sekaligus rajin dalam membantu orang tua. Di kala ekonomi yang semakin sulit akibat pandemi Covid-19 ini, dirinya hanya bisa menjadi buruh batu-bata.Itu pun menurutnya masih dirasa kurang, sehingga terkadang istri dan anak-anaknya harus ikut bekerja membantu sebagai buruh batu bata. Selama ini Sumiati selalu rutin membantunya. Terlebih saat tidak lagi ada sekolah tatap muka."Ya sudah musibah, padahal sudah hati-hati, ini musibagi bagi kami. Ke depannya saya akan menjaga Sumiati dan keluarga saya lebih ekstra lagi, sehingga kejadian tersebut terjadi lagi kembali," kata Anugrah ditemui di rumahnya, Sabtu (26/12/2020), melansir iNews.id.Akham Sophian

























