Antrean Pengambilan Bansos di Kota Pekanbaru Abaikan Protokol Kesehatan dan Luput dari Pemantauan Pemerintah
![]() |
Warga antre pengambilan bansos di Kantor Cabang BRI Pekanbaru/POTRETNEWS.com/RACHDINAL |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo beberapa bulan lalu sudah mengingatkan seluruh kepala daerah, pangdam hingga kapolda di seluruh Indonesia untuk melarang semua bentuk kegiatan pengumpulan massa.
Pelarangan itu seperti adanya kegiatan yang berpotensi mengabaikan protokol kesehatan pada masa mewabahnya virus corona saat ini yakni terciptanya kerumunan dan keramaian. Tak seperti arahan Ketua Satgas Covid-19 Nasional, kenyataannya berdasarkan pemantauan potretnews.com beberapa hari ini terjadi antrean begitu padat di tiap-tiap bank yang ada di Kota Pekanbaru, tak ada satupun petugas atau jajaran satgas covid-19 untuk memantau penyaluran bantuan dari pemerintah berupa uang ini kepada masyarakat.Tak pelak kondisi ini pun mengakibatkan terjadinya kerumunan dan keramaian pada saat mengambil bantuan dari pemerintah tersebut.Seperti pada Senin (21/12/2020), saat pemerintah pusat mencairkan bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar Rp.2.4 juta terjadi antrean yang sangat panjang sehingga menyebabkan kerumunan dan keramaian di sejumlah Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ada di Kota Pekanbaru.Begitu juga dengan Rabu (23/12), ketika pemerintah mencairkan bantuan keuangan khusus kepada masyarakat sebesar Rp300 ribu, terlihat di sejumlah Bank Riau Kepri (BRK) yang ada di Kota Pekanbaru terjadi kerumunan dan keramaian.
























