Sengketa Lahan tak Kunjung Tuntas, Perwakilan Masyarakat Pengalehan Keritang Inhul Kembali Datangi PT Alona
![]() |
KERITANG, POTRETNEWS.com — Permasalahan sengketa lahan yang terjadi di Parit Hidupbaru Desa Pengalihan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir antara masyarakat Tempatan dengan PT Alona (PT Indrawan Perkasa) yang sudah berlangsung sekian lama, hingga saat ini belum juga menemui titik terang.
Meski berbagai langkah sudah dilakukan oleh masyarakat setempat. Rabu 25 Nopember 2020 Sulaiman perwakilan masyarakat Desa Pengalehan Keritang kembali melakukan audensi dengan pihak perusahan di kantor PT Alona. Dalam kesempatan itu yang bersangkutan maksud baik untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.”Pertemuan kita pada hari ini untuk mencari solusi terbaik terkait dengan sengketa lahan yang terjadi. Kita pada prinsipnya tidak mau memberatkan pihak perusahaan, tapi masyarakat juga tidak ingin dirugikan," jelas Sulaiman.Masih menurutnya, masyarakat yang lahan diserobot tetap akan terus memperjuangkan nasib mereka sampai kapan pun. Oleh sebab itu pihak perusahaan diminta untuk mengerti dan memahami persoalan ini. Sekadar untuk diketahui, sengketa lahan ini sudah berlangsung sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu disebabkan tidak adanya penetapan tapal batas yang jelas.Berbagai upaya sudah dilakukan masuarakat, mulai mengadu ke DPRD Inhil dan melakukan pertemuan dengan Pemda Inhil. Ironisnya hingga sekarang tidak ada kepastian yang jelas untuk penyelesaiannya. Operasional perusahaan grup PT Indrawan Perkasa (Alona) dinilai melanggar hukum.
























