Hutama Karya Mengaku Kesulitan Jual Ruas Tol Pekanbaru—Dumai karena Dinilai Kurang Menguntungkan
![]() |
Gerbang tol Pekanbaru menuju Dumai/INTERNET |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — PT Hutama Karya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang jasa konstruksi, pengembang dan penyedia jasa jalan tol, mengaku kesulitan menjual ruas jalan tol yang saat ini tengah mereka kelola demi membantu keuangan perusahaan.
Rencana penjualan jalan tol ruas Bakauheni—Palembang dan Pekanbaru—Dumai ini terkendala karena Economic Internal Rate of Return (EIRR) atau tingkat pengembalian investasi yang terlalu kecil.”Hanya memang masalahnya ini EIRR terlalu kecil. Kami agak kesulitan lakukan penjualan,” ucap Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI, Selasa (17/11/2020).Di tengah sulitnya melepas konsesi itu, HK memutuskan untuk memperpanjangnya hingga 50 tahun ke depan sebagaimana yang diperbolehkan oleh peraturan dan Menteri PUPR. Malah rencananya, Budi berharap konsesi diperpanjang hingga 70 tahun meski belum memungkinkan.”Kalau bisa dapat 70 tahun ruas-ruas kami itu akan kami mini-konsensikan ke pihak lain sehingga kami dapat cash. Cash itu digunakan untuk restrukturisasi pinjaman,” ucap Budi, melansir tirto.id.Akham Sophian

























